Kecelakaan akibat bahan kimia meningkat ketika pemerintahan Trump mengusulkan pelonggaran peraturan keselamatan

Statistik baru yang dirilis oleh PEER dipublikasikan sebagai akibat dari tuntutan hukum yang diajukan PEER dan kelompok lain untuk memaksa Dewan Keamanan Kimia mengungkap pelepasan bahan kimia industri sebagaimana diwajibkan oleh Clean Air Act. Seorang hakim federal memutuskan pada tahun 2019 bahwa masyarakat mempunyai hak untuk mengetahui bahan kimia berbahaya apa yang dilepaskan di sekitar mereka. Namun EPA Trump menghapus alat data publik yang dirancang untuk memberi informasi kepada masyarakat tentang risiko di sekitar tahun lalu. Presiden Trump juga mencoba menghilangkan Dewan Keamanan Kimia dengan menahan pendanaan, meskipun Kongres terus mendanai badan tersebut. Awal tahun ini, pemerintah mengusulkan untuk secara signifikan melemahkan peraturan RMP yang diselesaikan pada tahun 2024 “untuk mengurangi beban peraturan” dan menerima komentar publik mengenai peraturan tersebut hingga awal Mei. Peraturan RMP yang diperkuat oleh pemerintahan Biden memerlukan sejumlah langkah untuk mengurangi risiko bencana kecelakaan, termasuk analisis alternatif yang lebih aman, analisis independen terhadap akar penyebab kecelakaan, partisipasi pekerja dalam rencana pencegahan kecelakaan, dan persiapan untuk beradaptasi terhadap perubahan iklim. Seorang juru bicara EPA mengatakan bahwa badan tersebut sedang meninjau komentar publik dan terus berupaya untuk menyelesaikan peraturan akhir pada akhir tahun 2026. “Usulan EPA bergantung pada analisis yang cermat terhadap insiden yang dilaporkan RMP antara tahun 2014 dan 2023, yang menunjukkan bahwa pelepasan yang tidak disengaja telah menurun secara signifikan selama periode tersebut,” kata juru bicara tersebut. “Ini berarti fasilitas yang diatur oleh RMP memiliki program pencegahan yang berhasil sebelum Biden EPA menyelesaikan aturannya pada tahun 2024 yang tidak masuk akal dan memberatkan.” Biden EPA menggunakan data yang sama dan sampai pada kesimpulan yang berlawanan, kata Ruch dari PEER. Selain itu, ia menambahkan, “kesimpulan bahwa penurunan apa pun disebabkan oleh rencana pencegahan industri adalah anggapan bahwa EPA saat ini tidak memiliki data yang mendukungnya.” Sementara itu, kecelakaan kimia yang mengakibatkan evakuasi, cedera, atau korban jiwa terus terjadi setidaknya sekali dalam seminggu. “Setiap tahun risikonya semakin besar karena infrastruktur yang semakin menua,” kata Ruch. Pada saat yang sama, tambahnya, “respon federal terhadap hal ini semakin menyusut.” Artikel ini pertama kali tayang di Inside Climate News, sebuah organisasi berita nirlaba dan non-partisan yang meliput iklim, energi, dan lingkungan. Mendaftarlah untuk buletin mereka di sini.


Diterbitkan : 2026-07-05 11:05:00

sumber : arstechnica.com