Toyota mendukung taksi udara serba listrik Joby saat pesawat produksi bersiap untuk penerbangan vertikal
Mungkinkah taksi udara akhirnya tiba? Dua raksasa manufaktur bekerja sama untuk mewujudkan mobilitas udara. Bersiap untuk lepas landas vertikal. Selama hampir satu dekade, Toyota dilaporkan “berada di sisi Joby Aviation” ketika perusahaan tersebut membangun fondasi untuk pembuatan pesawatnya, kata JoeBen Bevirt, pendiri dan CEO Joby Aviation. Dengan keahlian dalam sistem produksi dan keunggulan operasional, Toyota telah memberikan Joby bimbingan dan dukungan yang sangat berharga untuk mengembangkan taksi udara listrik. Perusahaan-perusahaan tersebut mengumumkan kemitraan resmi mereka dan berencana untuk meluncurkan produksi komersial pesawat lepas landas dan pendaratan vertikal listrik (eVTOL) Joby, yang bertujuan untuk mengoptimalkan produktivitas, kualitas, dan biaya. Visi untuk manufaktur dan mobilitas masa depan Joby Aviation, sebuah perusahaan transportasi yang berbasis di California, sedang mengembangkan taksi udara lepas landas dan mendarat vertikal yang sepenuhnya bertenaga listrik. Perusahaan tersebut mengatakan pihaknya bermaksud untuk mengoperasikan layanan taksi udara di kota-kota di seluruh dunia sambil juga menjual pesawatnya ke operator dan mitra lain. Toyota mencatat bahwa mereka telah berada di pasar Amerika Utara selama hampir 70 tahun, dengan fokus kuat dalam memajukan mobilitas generasi mendatang yang berkelanjutan melalui merek Toyota dan Lexus. Dengan hampir 64.000 karyawan di Amerika Utara, produsen mobil ini telah berkontribusi pada desain, teknik, dan perakitan lebih dari 50 juta mobil dan truk di 14 pabrik manufakturnya. Chairman Toyota Akio Toyoda mengatakan aliansi ini sejalan dengan pendekatan lama perusahaan terhadap mobilitas. “Sejak pendirian kami, kami telah dipandu oleh filosofi menyediakan mobilitas untuk semua. Seiring berjalannya waktu, kami terus memperluas arti mobilitas,” kata Toyoda. “Kami melihat mobilitas udara sebagai perpanjangan alami dari filosofi tersebut—dari darat ke udara—dan sebagai cara untuk memberikan nilai baru bagi kehidupan manusia dan masyarakat. Sangat berarti bagi kami untuk menghadapi tantangan ini bersama dengan Joby, mitra yang memiliki visi yang sama,” katanya. Toyoda menambahkan bahwa mereka yakin hubungan yang diperkuat ini merupakan “sebuah langkah maju yang penting dalam mewujudkan masyarakat mobilitas masa depan.” Perusahaan bertujuan untuk memperluas produksi taksi udara listrik Perusahaan menyatakan akan terus bekerja sama, memanfaatkan kekuatan masing-masing untuk menghadirkan mobilitas udara kepada masyarakat dalam skala yang lebih luas. “Bersama-sama, kami memiliki visi yang sama untuk menjadikan mobilitas udara menjadi kenyataan sehari-hari, dan kami berharap dapat mewujudkan janji tersebut bersama-sama,” kata JoeBen Bevirt, pendiri dan CEO Joby Aviation. “Pengumuman hari ini mencerminkan kekuatan hubungan kita dan keyakinan kita bersama terhadap peluang di masa depan.” Perusahaan-perusahaan tersebut menyimpulkan dalam siaran persnya bahwa aliansi manufaktur strategis ini dimaksudkan untuk meletakkan dasar bagi produksi komersial dan mendukung pertumbuhan manufaktur taksi udara listrik di masa depan. Toyota akan mendukung kapasitas produksi Joby seiring perusahaan berupaya menuju sertifikasi pesawat dan mempersiapkan antisipasi pertumbuhan permintaan taksi udara listriknya. Pengumuman tersebut disertai dengan foto taksi udara listrik Joby Aviation di Fuji Speedway di Jepang, yang diambil selama kampanye demonstrasi penerbangan selama seminggu yang dilakukan bekerja sama dengan Toyota Motor Corporation pada bulan Desember 2025.
Diterbitkan : 2026-07-05 11:56:00
sumber : interestingengineering.com



