Gerakan Pulse Polio mulai tanggal 28 Juni; obat tetes untuk anak balita di 1.937 pusat di Tirupati
Seorang anak diberikan obat tetes polio di pusat Pulse Polio. | Kredit Foto: V. Raju Menjelang program Pulse Polio yang dijadwalkan mulai Minggu (28 Juni 2026), diadakan aksi sosialisasi di Tirupati pada Sabtu pagi. Petugas Medis dan Kesehatan Distrik (DMHO) V. Balakrishna Naik dan Wakil Direktur Program Pengendalian Penyakit Tular Vektor Nasional (NVBDCP) AT Ramanatha Rao mengakhiri unjuk rasa tersebut. Berbicara pada kesempatan tersebut, Pengamat Polio Distrik Ramanatha Rao mengatakan obat tetes polio harus diberikan kepada semua anak di bawah usia lima tahun selama program berlangsung. Obat tetes ini akan diberikan di 1.937 pusat kesehatan di seluruh distrik pada hari Minggu, dan staf akan melakukan kunjungan dari rumah ke rumah pada hari Senin (29 Juni 2026) dan Selasa (30 Juni 2026).DMHO mengatakan, “Selain vaksinasi rutin, dua tetes polio tambahan harus diberikan kepada semua anak berusia lima tahun ke bawah, termasuk bayi baru lahir. sedang bepergian atau saat ini berada di rumah sakit. Setiap orang harus secara aktif berupaya membangun masyarakat bebas polio.” Unjuk rasa dimulai dari kantor DMHO hingga SV Medical College, dengan slogan-slogan seperti ‘Dua tetes polio untuk seumur hidup’, ‘Berikan obat tetes polio, basmi polio’ dan ‘Dua tetes polio, lindungi anak dari polio’. Rantai manusia kemudian dibentuk di SV Medical College, dan sebuah janji diambil untuk membangun masyarakat bebas polio. Diterbitkan – 28 Juni 2026 12:23 IST
Diterbitkan : 2026-06-28 06:53:00
sumber : www.thehindu.com



