Kota mendapat kantor polisi pertama hanya untuk perempuan, kasus POCSO

Letnan Gubernur Taranjit Singh Sandhu pada hari Jumat membuka kantor polisi pertama di Delhi yang didedikasikan khusus untuk menyelidiki kejahatan terhadap perempuan dan anak-anak. Kantor di Subzi Mandi akan menangani semua kasus yang berkaitan dengan kejahatan terhadap perempuan dan anak-anak yang dilaporkan di distrik Utara, termasuk kekerasan dalam rumah tangga, pelecehan mahar, penyerangan seksual, penganiayaan, penguntitan, pelecehan dan pemerkosaan. Kantor polisi memiliki kekuatan 57 personel dan akan menangani kasus-kasus di bawah Undang-Undang Perlindungan Anak dari Pelanggaran Seksual (POCSO). diresmikan di hadapan Komisaris Polisi Delhi Satish Golchha dan perwira senior lainnya. ‘Inspirasi kepercayaan diri’Dalam pertemuan tersebut, Pemda mengatakan keberhasilan inisiatif ini akan diukur dari kepercayaan yang ditimbulkannya di kalangan perempuan dan anak perempuan, bukan hanya dari jumlah kasus yang ditangani. Wakil Komisaris Polisi Tambahan (Utara) Niharika Bhatt mengatakan bahwa stasiun tersebut telah dirancang untuk memastikan bahwa perempuan pengadu merasa nyaman saat mendekati polisi. “Hampir 60% personel yang ditempatkan di sini adalah perempuan. Petugas Kantor Polisi dan Asisten Komisaris Polisi adalah perempuan, dan fungsi-fungsi utama seperti penyelidikan, pendaftaran FIR dan pengelolaan data juga akan ditangani oleh personel perempuan,” katanya. Petugas tersebut menambahkan bahwa personel tersebut telah menjalani pelatihan khusus untuk menangani kasus-kasus sensitif, dan pelatihan keterampilan lunak tambahan akan diberikan kepada mereka untuk memperkuat kepolisian yang berpusat pada korban. Fasilitas tersebut, yang mencakup ruang ramah anak untuk anak-anak yang mendampingi pengadu, juga akan menawarkan layanan konseling untuk perselisihan perkawinan, kata Ibu Bhatt. Inisiatif penjangkauan Selain penyelidikan, kantor polisi akan melakukan program kesadaran dan inisiatif penjangkauan masyarakat untuk meningkatkan kesadaran akan hak-hak perempuan dan solusi hukum. Komisaris Khusus Polisi (Hukum dan Ketertiban) Devesh Srivastava mengatakan distrik Utara juga menjalankan inisiatif seperti ‘Pasukan Rani Jhansi’ dan patroli sepeda ‘Vamika’ untuk meningkatkan visibilitas personel perempuan. Sebagai bagian dari upayanya untuk menciptakan ruang aman bagi perempuan, Kepolisian Delhi juga telah mendirikan 116 Pink Booth di kota tersebut dan memperkenalkan mobil van PCR yang khusus diperuntukkan bagi perempuan. Diterbitkan – 20 Juni 2026 01:30 IST


Diterbitkan : 2026-06-19 20:04:00

sumber : www.thehindu.com