Wanita harus dirawat di rumah sakit setelah bertengkar dengan… robot humanoid

@CyberRobooo / X

Pertengkaran antara robot humanoid dan seorang berusia lanjut, di jalanan Makau

Polisi Makau, Selasa ini, mengonfirmasi bahwa seorang wanita lanjut usia harus dirawat di rumah sakit akibat insiden dengan robot humanoid di jalanan kota.

Kelihatannya seperti adegan di film, tapi itu benar-benar terjadi di Makau di lingkungan Patane, di utara Makau, minggu lalu. Kehadiran a robot menakuti seorang berusia tujuh puluh tahun.

Kepada Lusa, Korps Polisi Keamanan Umum (PSP) mengindikasikan bahwa robot yang berkeliaran di jalan itu milik sebuah tempat bimbingan belajar, digunakan untuk kegiatan promosi dan dioperasikan oleh pegawai pusat tersebut.

Ketidaknyamanan wanita lanjut usia tersebut berujung pada pertengkaran yang segera menjadi viral ketika video pertengkaran tersebut dibagikan di media sosial.

Sekitar jam 9 malam, PSP menerima laporan bahwa seorang perempuan membutuhkan bantuan di depan sebuah gedung di Rua do Campo Sul.

“Petugas polisi langsung mendatangi lokasi kejadian. Wanita tersebut diketahui sedang menggunakan ponselnya dalam keadaan ketakutan saat menyadari ada robot di belakangnya,” kata PSP.

Untuk penduduk “tidak melakukan kontak fisik dengan robot dan tidak terlukatapi diklaim merasa tidak enak badan dan perlu dirawat di rumah sakit. Wanita itu kemudian dipulangkan, tanpa ada tindakan lebih lanjut sehubungan dengan insiden tersebut,” tambah polisi.

Menurut PSP, karyawan pusat yang mengoperasikan robot tersebut mengatakan demikian melakukan tes, dengan rencana untuk menggunakan humanoid dalam promosi komersial di masa depan.

Polisi meminta agar pria tersebut “waspada terhadap lingkungan sekitarnya” di masa depan saat mengoperasikan robot menghindari menimbulkan “bahaya atau ketakutan” pada orang lain.

Robot itu diambil oleh petugas polisi sebagai tindakan untuk mencegah kejadian di masa depan.

Ini adalah insiden pertama yang tercatat antara manusia dan robot di wilayah Tiongkok.

Dalam beberapa tahun terakhir, Tiongkok telah mempercepat kepemimpinannya dalam produksi robot humanoid, dan beberapa di antaranya digunakan dalam aktivitas keamanan, dukungan logistik, aktivitas komersial, dan bahkan hiburan.

Empat startup Tiongkok yang sedang berkembang – Unitree Robotics, Galbot, Noetix dan MagicLab – mendemonstrasikan robot humanoid pada tanggal 16 Februari di pesta Tahun Baru Imlek, acara televisi terbesar di Tiongkok, menampilkan berbagai gerakan akrobatik dan seni bela diri.

Analis memperkirakan bahwa dari sekitar 15.000 instalasi robot humanoid di seluruh dunia pada tahun 2025, lebih dari 85% akan terjadi di Tiongkok, dan hanya 13% di Amerika Serikat.





Tautan sumber