Gautam Gambhir meraih dua gelar juara Piala Dunia T20, baik sebagai pemain maupun pelatih. | Kredit Foto: Emmanual Yogini

Setelah 840 hari menangisi susu yang tumpah, penggemar kriket India yang aneh itu akhirnya bisa mendapatkan kue (cangkir) dan memakannya saat Suryakumar Yadav and Co. membalik naskah di Stadion Narendra Modi di Ahmedabad, Minggu (3 Maret 2026). Kekalahan final ODI 2023 kini sudah berlalu.

“Sangat senang. Butuh sedikit waktu untuk bisa beradaptasi. Baru saja keluar dari pertandingan bagus di kandang. Saat kami bangun besok, itu akan menjadi perasaan yang istimewa,” kata kapten India itu setelah mencatatkan kemenangan besar sebanyak 96 kali melawan Selandia Baru.

Suryakumar juga memberikan pujian kepada pelatih Gautam Gambhir yang duduk di samping nakhoda pada konferensi pers. Dia berkata, “Saya kenal Gauti milik bhai harapanku. Ada kalanya kami berdua memilih tim yang terdiri dari 14 pemain dan masih memilih orang yang sama. Persahabatan itu selalu ada. Tidak ada perdebatan karena kami selalu fokus pada apa yang bermanfaat bagi tim.”

Gambhir punya banyak sekali orang yang harus berterima kasih. Dia berkata, “Kriket India berada dalam kondisi yang baik berkat Rahul (Dravid) bhai. VVS Laxman telah bekerja keras tanpa syarat di CoE (BCCI) untuk menjaga jalur pipa kriket India. Ajit Agarkar telah bekerja dengan banyak kejujuran. Dan terakhir Jay (Shah) bhaikarena tidak banyak orang yang menelponku saat aku berada di titik terendah dalam hidupku. Sampai orang-orang ini ada di sana, saya pikir kriket India berada di tangan yang sangat aman.”

Suryakumar dan Gambhir meninggalkan aula karena mengetahui sudah waktunya pesta berlangsung hingga malam indah. Mereka ingin menikmati momen ini sampai karnaval T20 lainnya tiba dalam waktu sekitar tiga minggu.



Tautan sumber