File gambar Quinton De Kock dan David Miller dari Afrika Selatan. | Kredit Foto: Hindu
Quinton de Kock dan David Miller mengkritik ICC karena diduga memprioritaskan pengaturan perjalanan Inggris dibandingkan Afrika Selatan dan Hindia Barat, dengan kedua tim masih menunggu untuk pulang di tengah gangguan yang disebabkan oleh konflik yang melibatkan AS, Israel, dan Iran.
Inggris, yang kalah dari India pada semifinal kedua, Kamis (3 Maret 2026), berangkat dari Mumbai pada Sabtu (7 Maret 2026) malam dengan penerbangan charter langsung ke London. Namun Afrika Selatan dan Hindia Barat belum meninggalkan negara tersebut.
Hindia Barat tersingkir dari Piala Dunia T20 setelah menderita kekalahan lima gawang dari India di Eden Gardens pada 1 Maret, sementara kampanye Afrika Selatan berakhir menyusul kekalahan mereka dari Selandia Baru pada semifinal pertama di Kolkata, Rabu (3 Maret 2026).
Baik Afrika Selatan dan Hindia Barat diperkirakan melakukan perjalanan bersama dari Kolkata dengan penerbangan sewaan lainnya. Belum bisa dipastikan waktu pasti keberangkatannya, namun kemungkinan penerbangan akan berangkat pada Minggu (3/8/2026).
“Lucu @icc, kami belum mendengar apa pun! Sementara itu, entah bagaimana, Inggris akan pergi sebelum kami? @westindies dan @proteasmencsa masih belum tahu apa-apa! Aneh bagaimana tim yang berbeda memiliki daya tarik yang lebih besar dibandingkan yang lain,” tulis De Kock di Instagram Story-nya.
Rekan setimnya, Miller, juga mengungkapkan rasa frustrasinya.
Lucunya Inggris tersingkir setelah WI & SA dan mendapat piagam pulang malam ini. Sementara WI & SA masih menunggu jawaban di Kolkata, tulisnya di kolom komentar salah satu postingan ESPNcricinfo.
Mantan kapten Hindia Barat yang memenangkan Piala Dunia dua kali dan pelatih kepala saat ini Darren Sammy juga mempertimbangkan masalah ini.
“@ davidmillersa12 sedikit lebih keras agar mereka yang di belakang dapat mendengarnya, Pak.”
Mantan kapten Inggris Michael Vaughan juga mempertanyakan keputusan ICC yang memulangkan Inggris lebih awal dibandingkan Hindia Barat dan Afrika Selatan.
“Jadi Inggris tersingkir pada Kamis, dapatkan piagam pulang hari ini… Hindia Barat tersingkir Minggu lalu dan masih di Kolkata… SA di posisi yang sama… Di situlah kekuatannya salah…,” tulis Vaughan di X.
“Semua tim dalam situasi ini harus diperlakukan sama… hanya karena Anda lebih kuat di meja ICC tidak dihitung… #JustSaying.”
Hindia Barat dan Afrika Selatan kemungkinan akan terbang terlebih dahulu ke Johannesburg sebelum pihak Karibia melanjutkan ke Antigua.
Sekelompok kontingen Afrika Selatan, termasuk anggota manajemen tim bersama pemain Keshav Maharaj, Jason Smith, dan George Linde, akan berangkat ke Selandia Baru pada Minggu (8 Maret 2026) untuk tur terbatas yang dimulai pada 15 Maret.
India akan menghadapi Selandia Baru pada final Piala Dunia T20 di Stadion Narendra Modi di Ahmedabad, Minggu (8 Maret 2026).
Diterbitkan – 08 Maret 2026 11:00 WIB

