
Pangkalan Udara Incirlik, Türkiye
Tidak ada korban. Kementerian Pertahanan Turki tidak menyebutkan apa sasaran rudal Iran tersebut, namun lintasan proyektil tersebut sesuai dengan tembakan dari Iran bagian barat menuju Pangkalan Udara Incirlik. Ankara mengatakan pihaknya siap membela diri “tanpa ragu-ragu”.
Pertahanan udara NATO di Turki mencegat rudal balistik Iran di Mediterania Timur pada hari Rabu ini, dan puing-puing amunisi anti-pesawat berjatuhan di selatan negara itu tanpa menimbulkan korban jiwa, Pemerintah Turki melaporkan.
Menurut pernyataan Kementerian Pertahanan Turki, rudal tersebut ditembakkan dari Iran dan melintasi Irak dan Suriah sebelum menuju wilayah udara Turki, yang telah dinetralisir oleh sistem pertahanan udara dan anti-rudal NATO yang ditempatkan di wilayah tersebut. Sebuah pecahan proyektil jatuh di kotamadya Dortyol, di provinsi Hatay di Mediterania, tambah kementerian itu.
Negara tetangga Iran, yang berusaha menengahi pembicaraan antara AS dan Iran sebelum perang udara yang dimulai pada akhir pekan, memperingatkan “semua pihak untuk menahan diri dari tindakan yang akan mengarah pada eskalasi lebih lanjut”, menunjukkan bahwa negara tersebut tidak siap untuk meminta dukungan dari blok pertahanan transatlantik.
Meski begitu, insiden tersebut bisa membuat Turki ikut prihatin NATO Pasal 4 (yang menetapkan bahwa negara-negara anggota akan berkonsultasi satu sama lain setiap kali, menurut pendapat salah satu dari mereka, integritas wilayah, kemerdekaan politik atau keamanan mereka terancam) setelah pelanggaran wilayah udara jika ancaman tersebut dianggap cukup serius, suatu tindakan yang bisa mengarah ke pasal 5. dari aliansiyang akan memaksa sekutu untuk membelanya, menurut Reuters.
Aliansi Atlantik telah bereaksi dan mengutuk peluncuran rudal Iran yang dicegat di wilayah udara Turki.
“NATO berdiri teguh dalam solidaritas dengan semua sekutunya, termasuk Turki, ketika Iran terus melakukan serangan tanpa pandang bulu di kawasan ini,” kata juru bicara NATO Allison Hart.
Ini adalah insiden pertama yang tercatat di wilayah Turki, negara anggota NATO, sejak awal serangan udara yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada hari Sabtu.
HAI Kementerian Pertahanan Turki tidak mengatakan apa yang menjadi sasaran rudal Irantetapi lintasan proyektil tersebut sesuai dengan tembakan dari Iran barat menuju Pangkalan Udara Incirlik, dekat Adana, di Turki selatan, menurut agen Spanyol EFE.
“Setiap tindakan yang diperlukan untuk mempertahankan wilayah dan wilayah udara kami akan diambil dengan tegas dan tanpa ragu-ragu“, kata Kementerian, yang dikutip oleh Reuters, menegaskan kembali bahwa Turki “berhak untuk menanggapi setiap tindakan permusuhan yang ditujukan pada negara kami.”
Pangkalan Incirlik adalah salah satu titik dukungan utama bagi pasukan NATO di negara tersebut dan juga menampung unit militer AS.
Pada hari Senin, kepresidenan Turki membantah rumor yang tersebar di media sosial tentang dugaan serangan Iran terhadap pangkalan Incirlik, dan menekankan bahwa Turki bukan bagian dari konflik yang sedang berlangsung dengan Iran.



