Lamine Yamal dari FC Barcelona beraksi bersama Matteo Ruggeri dari Atletico Madrid di semifinal Copa del Rey pada 3 Maret 2026 | Kredit Foto: Reuters
Atletico Madrid baru saja mempertahankan keunggulan pada leg pertama melawan juara bertahan Barcelona di Copa del Rey pada Selasa (3 Maret 2026), melaju ke final Copa pertamanya dalam 13 tahun meski kalah 3-0 dari klub Catalan.
Atletico unggul agregat 4-3 berkat itu Kemenangan 4-0 pada leg pertama bulan lalu di Madrid.
Tim asuhan Diego Simeone akan bermain di final untuk pertama kalinya sejak meraih trofi Copa ke-10 pada musim 2012-13.
Leg kedua semifinal lainnya antara Real Sociedad dan rival Basque Country Athletic Bilbao akan diadakan pada hari Rabu. Sociedad menang 1-0 di Athletic bulan lalu.
Finalnya akan diadakan pada bulan April di Seville.
Juan Musso dari Atletico Madrid, Johnny Cardoso, dan rekan satu timnya merayakan setelah pertandingan | Kredit Foto: Reuters
Barcelona berada dalam lubang setelah dikalahkan di paruh pertama leg pertama bulan lalu, kebobolan empat gol sebelum jeda di stadion Metropolitano.
Barcelona tampil kuat di kandang sendiri pada hari Selasa, mencetak gol melalui Marc Bernal pada menit ke-29 dan Raphinha mengonversi tendangan penalti di masa tambahan waktu babak pertama. Bernal menambahkan gol ketiga pada menit ke-72, membuat tuan rumah terpaut satu gol dari seri malam itu.
“Kami tahu ini akan menjadi pertandingan yang sulit, tidak mudah untuk mengatasi kekalahan 4-0,” kata Raphinha. “Tetapi saya bangga dengan tim. Kami memberikan segalanya yang kami miliki sejak awal. Kami pulang dengan kecewa karena kami ingin berada di final, dan saya pikir kami pantas mendapatkannya setelah pertandingan yang kami mainkan.”
Barcelona terus menekan namun kokohnya pertahanan Atletico bertahan.
“Mungkin itu bukan pertandingan terbaik kami, tapi itu adalah pertandingan berdurasi 180 menit,” kata kiper Atletico Juan Musso. “Semuanya berjalan sesuai keinginan mereka, namun kami menderita ketika harus menderita. Kami tahu ini tidak akan mudah, namun pada akhirnya kami berhasil mencapai final.”
Barcelona kehilangan bek Jules Koundé karena cedera 13 menit setelah pertandingan. Ia digantikan oleh Alejandro Balde yang pada babak kedua meminta diganti juga. Penyerang Robert Lewandowski melewatkan pertandingan karena cedera.
Barcelona ingin mengulang sebagai juara Copa setelah mengalahkan Real Madrid di final tahun lalu.
Barcelona adalah pemimpin Liga Spanyol. Ia memiliki keunggulan empat poin atas peringkat kedua Real Madrid. Atletico berada di urutan ketiga, tertinggal 13 poin dari Barcelona.
Baik Barcelona maupun Atletico sama-sama berada di babak 16 besar Liga Champions.
Diterbitkan – 04 Maret 2026 08:23 WIB


