Pemandangan umum saat para pemain dari tim kriket India dan tim kriket Hindia Barat berjabat tangan setelah pertandingan. Berkas | Kredit Foto: Reuters

Keberangkatan tim kriket Hindia Barat dari India setelah tersingkir dari Piala Dunia T20 ditunda karena pembatasan wilayah udara internasional yang dipicu oleh Serangan AS dan Israel terhadap Iran.

Cricket West Indies mengatakan pihaknya bekerja sama dengan ICC dan otoritas pemerintah terkait untuk memastikan perjalanan yang aman bagi para pemain. Operasi penerbangan di kawasan Teluk saat ini ditangguhkan dan kerusakan juga dilaporkan terjadi di Bandara Internasional Dubai, yang merupakan salah satu bandara tersibuk di dunia.

“Kriket Hindia Barat [CWI] ingin memberitahukan bahwa keberangkatan Tim Putra Senior Hindia Barat dari India, setelah mereka tersingkir dari Piala Dunia T20 Putra ICC, telah ditunda karena pembatasan wilayah udara internasional,” kata dewan tersebut dalam sebuah pernyataan.

“Pembatasan ini adalah akibat langsung dari ancaman keamanan yang ditimbulkan oleh aksi militer di Kawasan Teluk, yang berdampak pada beberapa rute penerbangan internasional dan mengharuskan maskapai penerbangan untuk menyesuaikan layanan terjadwal demi alasan keselamatan.” Tim kalah dari India dalam pertandingan Super Delapan yang harus dimenangkan di Kolkata untuk tersingkir dari turnamen.

“CWI mengapresiasi pengertian dan kepedulian para penggemar, keluarga, dan pemangku kepentingan kami selama ini,” tambah pernyataan tersebut.

Selain Hindia Barat, Zimbabwe juga terdampar di India karena alasan yang sama. Kriket Zimbabwe mengonfirmasi pada Senin (2 Maret 2026) bahwa skuadnya tetap berada di Delhi, menambahkan bahwa pengaturan perjalanan baru sedang disusun.

“Skuad dijadwalkan untuk pulang melalui Dubai, tetapi rencana perjalanan dipengaruhi oleh situasi yang berkembang di Timur Tengah, yang telah mengganggu rute transit utama,” kata kriket Zimbabwe dalam sebuah pernyataan di ‘X’.

ICC telah mengaktifkan langkah-langkah darurat dan bekerja sama dengan maskapai penerbangan internasional untuk mendapatkan pengaturan perjalanan alternatif.

“ZC tetap berkomunikasi secara konstan dengan ICC dan manajemen tim di lapangan untuk memastikan skuad kembali dengan aman dan tepat waktu.” Zimbabwe kalah lima gawang dari Afrika Selatan dalam pertandingan terakhir Super Delapan mereka di sini pada Minggu (1 Maret).





Tautan sumber