BARUAnda sekarang dapat mendengarkan artikel Fox News!

Warga negara wanita Iran sepak bola tim membuat pernyataan yang cukup jelas pada Senin malam saat pertandingan pembukaan Piala Asia Wanita, ketika mereka menolak untuk bernyanyi saat lagu kebangsaan diputar melalui pengeras suara di Cbus Super Stadium di Gold Coast.

Para pemain berada di garis adat mereka sebelum pertandingan melawan Korea Selatan, ketika lagu kebangsaan Iran mulai bermain. Para wanita, yang memandang lurus ke depan dan nyaris tidak bergerak, bersikap tabah karena terlihat ada cemoohan dari kerumunan. Belakangan, tepuk tangan meriah dari hadirin menyusul kemenangan 3-0 Korea Selatan.

Manajer Iran, Marziyeh Jafari, juga terlihat tersenyum melihat keheningan para pemainnya dari pinggir lapangan.

KLIK DI SINI UNTUK CAKUPAN OLAHRAGA LEBIH LANJUT DI FOXNEWS.COM

Tim Iran mendengarkan lagu kebangsaan sebelum pertandingan sepak bola Piala Asia Wanita AFC Australia 2026 antara Korea Selatan dan Iran di Gold Coast pada 2 Maret 2026. (Izhar Khan / AFP)

Keheningan ini sangat memekakkan telinga menyusul konfirmasi serangan AS-Israel pada akhir pekan yang menewaskan banyak orang Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei. Iran sejak itu melakukan serangan balik dengan menembakkan rudal dan drone ke Israel dan negara-negara regional yang menampung sekutu atau pangkalan militer AS, termasuk Bahrain dan Qatar.

Saat ditanyai oleh media pada hari Minggu, kapten tim nasional wanita Iran Zahra Ghanbari, bersama Jafari, ditanyai tentang kematian Khamenei. Pertanyaan itu ditolak dengan cepat.

Jafari menjawab dalam bahasa Farsi, namun perwakilan media AFC memotong jawabannya tanpa terjemahan apa pun, menurut ESPN.

“Oke, saya pikir itu saja pertanyaan Anda. Terima kasih sudah bertanya. Mari kita fokus pada permainan itu sendiri,” kata perwakilan media sebelum pertanyaan dilanjutkan.

Meskipun isi tanggapan Jafari masih belum diketahui, sifat tabah tim saat lagu kebangsaan dinyanyikan, yang biasanya dinyanyikan oleh setidaknya beberapa pemain, sudah cukup menjelaskan.

Operasi militer gabungan besar-besaran Amerika dan Israel, yang dikenal sebagai “Operasi Epic Fury”, menyebabkan banyak pemimpin utama Iran tewas, termasuk Khamenei. Presiden Donald Trump pada hari Minggu memperingatkan terhadap segala bentuk pembalasan Iran, dengan mengatakan jika Iran “memukul dengan sangat keras,” mereka akan menghadapi “kekuatan yang belum pernah terlihat sebelumnya.”

Serangan-serangan tersebut berdampak pada dunia olahraga dan juga seluruh negara; presiden federasi sepak bola berbagi pandangan suram tentang bermain di Piala Dunia FIFA tahun ini. Iran telah lolos ke turnamen tersebut dan akan menghadapi Selandia Baru di Los Angeles pada bulan Juni untuk memulai jadwal Grup G.

Republik Islam Iran keluar untuk memulai pertandingan Piala Asia Wanita AFC Australia 2026 antara Republik Korea v Republik Islam Iran di Stadion Gold Coast pada 2 Maret 2026 di Gold Coast, Australia. (Albert Perez/Getty Images)

“Yang pasti adalah setelah serangan ini, kita tidak bisa berharap untuk menatap Piala Dunia dengan harapan,” kata presiden sepak bola Mehdi Taj kepada portal olahraga Varzesh3 pada hari Minggu.

“Rezim AS telah menyerang tanah air kami, dan ini adalah insiden yang tidak akan dibiarkan begitu saja.”

FIFA juga mencatat akan memantau situasi dengan Iran.

Tim nasional Iran tidak akan mempersiapkan diri untuk Piala Dunia saat ini, karena masa berkabung selama 40 hari setelah kematian Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei sedang berlaku. Namun, timnas putri diperbolehkan berlaga di Piala Asia.

Di tempat lain di dunia olahraga, Fox News Digital mengetahui bahwa tim senam nasional Israel menangguhkan semua pelatihan dan aktivitas tim di tengah serangan balik, dengan Israel Federasi Senam (IGF) memberikan pernyataan yang mengumumkan bahwa kekerasan tersebut telah menyebabkan “gangguan yang tidak dapat dihindari”.

Situasi keamanan saat ini di wilayah kami telah mengakibatkan gangguan yang tidak dapat dihindari terhadap jadwal latihan rutin kami dan telah menciptakan ketidakpastian yang signifikan mengenai rencana profesional tim nasional, terutama karena kami sedang memulai musim internasional,” bunyi pernyataan tersebut.

Tim Iran berpose untuk foto grup sebelum pertandingan AFC Women’s Asian Cup Australia 2026 melawan Korea Selatan di Gold Coast pada 2 Maret 2026. (Izhar Khan / AFP)

KLIK DI SINI UNTUK MENDAPATKAN APLIKASI FOX NEWS

Sebuah sumber dalam tim juga mengatakan kepada Fox News Digital pada hari Sabtu bahwa para pesenam telah berpindah-pindah tempat perlindungan bom sejak serangan balasan Iran dimulai.

Serangan udara Iran menewaskan sedikitnya delapan warga Israel pada hari Minggu, ketika serangan rudal mendarat hanya beberapa mil dari Yerusalem di Beit Shemesh.

Jackson Thompson dari Fox News berkontribusi pada laporan ini.

Ikuti Fox News Digital liputan olahraga di X dan berlangganan buletin Fox News Sports Huddle.

Artikel Terkait





Tautan sumber