• Peretas menyalahgunakan domain .arpa untuk menyembunyikan serangan phishing secara efektif
  • Email phishing meniru merek tepercaya untuk mengelabui pengguna agar mengungkapkan kredensial
  • Rentang alamat IPv6 memberi penyerang kendali atas subdomain .arpa yang berbahaya

Jenis serangan phishing baru terlihat mengeksploitasi domain .arpa, bagian dari internet yang biasanya digunakan untuk fungsi jaringan penting daripada situs web.

Berbeda dengan domain yang lebih dikenal seperti .com atau .net, .arpa membantu komputer mencocokkan alamat IP dengan nama domain, sebuah proses yang disebut DNS terbalik.





Tautan sumber