Politisi Kongo berhutang 1 juta euro karena pesawatnya diparkir di bandara Faro selama 19 tahun

Bextrel / Wikimedia

Bandara Faro (Gago Coutinho)

Hutang dihitung dengan mempertimbangkan nilai dasar dua euro per ton per hari. Sejak tahun 2007, pesawat Jean-Pierre Bemba telah diparkir di Faro dan akan kembali ke Negara Bagian tersebut jika tidak dipindahkan dalam waktu 60 hari ke depan.

Sebuah pesawat Boeing 727-100 milik Jean-Pierre Bemba, wakil perdana menteri Republik Demokratik Kongo saat ini, telah diparkir di Bandara Faro selama sekitar 19 tahun dan telah terakumulasi. utangnya mendekati satu juta euro dalam biaya parkir ke ANA – Aeroportos de Portugal.

Menurut berita tersebut Surat Pagipemegang konsesi bandara secara resmi memberi tahu pemilik pesawat, memberinya a jangka waktu 60 hari untuk melanjutkan penghapusannya. Jika tidak, pesawat tersebut dapat dinyatakan ditinggalkan dan dikembalikan ke Negara Portugis.

Menurut panduan biaya yang diatur untuk bandara nasional, parkir pesawat dikenakan biaya harian berdasarkan berat. Dalam kasus Bandara Faro, nilainya berkisar dua euro per ton per hari. Mengingat Boeing 727-100 memiliki berat sekitar 70 ton dan tidak dapat bergerak sejak 2007, jumlah yang terakumulasi selama hampir dua dekade mendekati satu juta euro.

Pemberitahuan ANA mengikuti perubahan legislatif yang disetujui tahun lalu, yang memberikan wewenang kepada entitas manajemen bandara untuk melakukan hal tersebut menghapus pesawat yang diparkir secara tidak semestinya. Undang-undang menentukan bahwa, setelah pemberitahuan resmi kepada pemilik, operator atau maskapai penerbangan, mereka memiliki waktu 60 hari untuk mengeluarkan pesawat dari infrastruktur bandara. Jika tidak mungkin menemukan penanggung jawabnya, pengelola harus memasang iklan di surat kabar nasional yang bersirkulasi besar selama tiga hari berturut-turut. Undang-undang hukum lebih lanjut menjelaskan bahwa semua biaya dan pengeluaran yang terkait dengan parkir dan pemindahan tetap menjadi tanggung jawab pemilik.

Pesawat Jean-Pierre Bemba mendarat di Faro pada bulan April 2007. Beberapa bulan kemudian, politisi Kongo itu ditahan di Belgiadituduh melakukan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan. Sebagai bagian dari proses hukum di Pengadilan Kriminal Internasional, beberapa aset disita, termasuk pesawat terbang, sebuah properti di Quinta do Lago, dua mobil mewah dan sebuah kapal pesiar.

Setelah dibebaskan dalam proses ICC, Bemba kembali ke negaranya pada tahun 2023, mengambil peran pemerintahan, pertama sebagai Menteri Pertahanan dan, saat ini, sebagai Wakil Perdana Menteri.



Tautan sumber