
- Pembeli penawaran perjalanan murah sering kali menghadapi pembatalan pemesanan dan kehilangan uang
- Reservasi perjalanan yang palsu dapat terlihat sah sampai bank membekukan rekening secara tidak terduga
- Pemegang Kartu menemukan tagihan tidak sah setelah beberapa pemesanan telah diselesaikan
Diskon saat liburan memang terlihat menggiurkan, terutama ketika harga tiket pesawat dan hotel terlalu mahal saat peak season. Namun para ahli telah memperingatkan bahwa beberapa penawaran termurah yang beredar secara online terkait dengan jaringan kriminal yang menjalankan skema buy-for-you (beli untuk Anda).
Operasi ini mengandalkan data kartu kredit yang dicuri untuk mengamankan pemesanan sebenarnya, yang kemudian dijual kembali dengan diskon besar kepada pembeli yang tidak menaruh curiga.
Investigasi oleh perusahaan keamanan, termasuk Saily dan NordVPNmemeriksa forum bawah tanah dan saluran pesan pribadi tempat layanan ini dipromosikan.
Cara kerja penipuan perjalanan beli untuk Anda
Temuan ini menggambarkan pasar terstruktur di mana penjual mengiklankan tiket pesawat, penginapan di hotel, dan persewaan mobil dengan harga yang seringkali 40% hingga 60% di bawah harga eceran.
Transaksi sering kali berpindah dari postingan media sosial publik ke grup obrolan terenkripsi, di mana pembayaran diminta melalui aplikasi kripto atau transfer tunai.
Bagi pembeli, risikonya bersifat langsung dan praktis. Pemesanan yang dilakukan dengan rincian kartu yang dicuri dapat dibatalkan tanpa peringatan setelah penipuan terdeteksi.
Maskapai penerbangan atau hotel mungkin menandai reservasi, membekukan akun, atau meminta verifikasi identitas, dan dalam beberapa kasus, pembeli melaporkan kehilangan perjalanan dan uang yang dibayarkan kepada perantara.
Layanan escrow terkadang ditawarkan untuk menciptakan rasa aman, namun peneliti mencatat bahwa beberapa penjual mengabaikan perlindungan ini dan menghilang setelah mengumpulkan dana.
Pemegang kartu yang datanya dicuri menghadapi serangkaian masalah berbeda. Penipuan sering kali dimulai dengan pembelian percobaan kecil-kecilan sebelum meningkat menjadi reservasi perjalanan yang mahal.
“Jika detail kartu kredit Anda disertakan dalam kebocoran data, detail tersebut dapat digunakan untuk membelikan orang lain liburan,” kata Vykintas Maknickas, CEO Saily.
Karena transaksi perjalanan bernilai tinggi dapat menyerupai pembelanjaan normal, biaya penipuan mungkin tidak langsung memicu peringatan.
Sayangnya, banyak pengguna hanya menyadari penipuan ini ketika tagihan yang tidak biasa muncul di laporan bank mereka, dan pada saat itu, beberapa pemesanan mungkin sudah selesai.
Bank kemudian membekukan rekening selama penyelidikan, yang dapat mengganggu pembayaran rutin dan menimbulkan tekanan keuangan.
Pakar keamanan menyarankan untuk memantau laporan bank secara teratur dan mengaktifkan peringatan transaksi waktu nyata.
Kata sandi yang kuat dan autentikasi dua faktor menambah lapisan pertahanan lain, sementara membatasi tempat penyimpanan rincian pembayaran akan mengurangi paparan jika terjadi pelanggaran data.
Diperbarui perangkat lunak firewall Dan perlindungan titik akhir juga dapat mengurangi risiko malware yang menangkap informasi kartu.
Penggunaan yang lebih luas alat AI oleh lembaga keuangan dapat membantu mendeteksi pola mencurigakan lebih dini, meskipun deteksinya tidak dijamin.
Daya tarik diskon besar terus menarik minat, terutama ketika penawaran dirancang sebagai kesepakatan orang dalam dengan ketersediaan waktu terbatas.
Namun, pengaturan apa pun yang memerlukan pembayaran di luar platform pemesanan yang sudah ada harus menimbulkan kekhawatiran, terutama ketika komunikasi beralih ke aplikasi perpesanan pribadi.
Janji liburan murah bisa dengan cepat menjadi bumerang, sehingga wisatawan dan pemegang kartu menghadapi konsekuensi yang jauh lebih besar daripada penghematan awal.
Ikuti TechRadar di Google Berita Dan tambahkan kami sebagai sumber pilihan untuk mendapatkan berita, ulasan, dan opini pakar kami di feed Anda. Pastikan untuk mengklik tombol Ikuti!
Dan tentu saja Anda juga bisa Ikuti TechRadar di TikTok untuk berita, review, unboxing dalam bentuk video, dan dapatkan update rutin dari kami Ada apa juga.


