Leg pertama berakhir 1-0, dengan Vinicius mencetak gol di awal babak kedua, namun skor gagal menggambarkan drama yang terjadi setelahnya. Pemain Brasil itu menuduh Gianluca Prestianni dari Benfica melakukan pelecehan rasial tak lama setelah golnya, yang menyebabkan penghentian 10 menit, dan insiden tersebut, yang sejak itu mengakibatkan larangan sementara satu pertandingan bagi pemain Argentina itu, mendominasi diskusi pasca pertandingan.

Bos Real Madrid Álvaro Arbeloa diperkirakan akan memainkan Vinícius Júnior jika dia merasa penyerangnya sudah siap secara mental. Los Blancos memasuki leg kedua setelah kekalahan 2-1 dari Osasuna, hasil yang membuat mereka berada di urutan kedua di La Liga, dan mereka membutuhkan penampilan yang lebih kuat untuk memastikan lolos.





Tautan sumber