
Tiago Petinga/Lusa
Direktur Nasional Polisi Kehakiman (PJ), Luís Neves
Presiden Republik menerima usulan Perdana Menteri. Luís Neves menggantikan Maria Lúcia Amaral dan mulai menjabat pada hari Senin.
Presiden Republik menerima usulan pengangkatan Perdana Menteri Luis Neves untuk peran Menteri Administrasi Dalam Negeri, menggantikan Maria Lúcia Amaral, demikian bunyi sebuah catatan diungkapkan Sabtu ini oleh Kepresidenan Republik.
“Presiden Republik menerima usulan Perdana Menteri untuk menunjuk Dr. Luís Neves sebagai Menteri Administrasi Dalam Negeri. Pelantikan akan dilakukan Senin depan, 23 Februari, pukul 10.00, di Istana Belém”, tambah catatan yang sama.
Luís Neves menggantikan Maria Lúcia Amaral, yang memperkenalkannya pengunduran diri Sebab, ia menilai tidak memiliki kondisi pribadi dan politik untuk melanjutkan jabatannya. Pada saat wilayah kontinental nasional dilanda gelombang badai, Perdana Menteri Luís Montenegro untuk sementara mengambil alih portofolio yang sekarang akan diambil alih oleh Luís Neves.
Dengan gelar di bidang Hukum, Luís Neves, direktur nasional PJ sejak tahun 2018, bergabung dengan Polisi Kehakiman pada tahun 1995, setelah sempat bertugas sebentar sebagai pengacara. Dia adalah Direktur Unit Penanggulangan Terorisme Nasional (UNCT) dan Direktorat Pusat Pemberantasan Bandit (DCCB) yang telah punah.
Di PJ, Luís Neves selalu dikaitkan dengan investigasi kriminal, khususnya di bidang kejahatan kekerasan dan terorganisir, terorisme dan segala bentuk ekstremisme kekerasan, penculikan, penculikan, penyanderaan, perampokan bersenjata, perdagangan senjata, perdagangan manusia, kejahatan yang dilakukan dengan menggunakan alat peledak dan kejahatan terhadap badan kedaulatan.



