Selama satu abad terakhir, teknologi pengenalan wajah (FRT) sebagian besar ada di dunia fiksi ilmiah. Dari literatur dan film distopia hingga berita utama spekulatif dan dugaan industri, FRT telah lama digambarkan sebagai sesuatu yang futuristik, invasif, atau eksperimental.

Namun di balik layar, pengenalan wajah perlahan-lahan mulai berkembang, terutama dalam dua dekade terakhir.

Tony Kounnis

CEO Face-Int Inggris dan Eropa.



Tautan sumber