Jutta Leerdam mengecam kritiknya dalam postingan media sosial yang penuh semangat setelah memenangkan medali emas di Olimpiade Musim Dingin.
Leerdam menang untuk Belanda di nomor 1.000 meter putri speed skating di Milan Cortina minggu lalu.
Dengan melakukan itu, dia mencetak rekor Olimpiade baru 1:12.31.
Leerdam, yang bertunangan dengan YouTuber yang menjadi petinju Jake Pauljuga meraih medali perak di nomor 500m putri.
Pemain berusia 27 tahun itu melalui media sosial pada hari Kamis untuk merenungkan dua minggu yang luar biasa di Olimpiade Musim Dingin.
Namun, postingannya disertai dengan gambar dirinya sedang merayakan dengan eyeliner di wajahnya, bukan menggunakan salah satu tangannya yang sedang memegang medali emasnya.
Gambar itu sengaja diposting sebagai upaya untuk membalas kritik yang mengecamnya karena memakai eyeliner dan riasan selama acara.
Apa yang Leerdam katakan tentang para pengkritiknya?
“Bagi saya, gambar ini menggambarkan semua arti Olimpiade saya,” tulisnya di Instagram.
“Momen ini membuktikan bahwa Anda tidak perlu merendahkan diri sendiri untuk mencapai sesuatu yang hebat.
“Bahwa penampilan Anda tidak mendefinisikan Anda sebagai pribadi atau atlet.
“Bahwa jika Anda bekerja keras dan tetap bertekad, semuanya akan terwujud.
“Ini sangat ironis karena eyeliner dan riasan bersayap saya adalah sesuatu yang dinilai oleh saya sepanjang karier saya, padahal hal itu hanya memberi saya kepercayaan diri dan membuat saya merasa feminin dan kuat.”
“Tekanan yang saya rasakan, penilaian yang saya hadapi dalam banyak hal, kerja keras yang saya lakukan selama bertahun-tahun, semuanya terjadi pada saat ini.
“Saya tidak pernah merasa perlu membuktikan apa pun.
Leerdam melanjutkan: “Saya melakukan ini untuk saya, diri saya yang lebih muda, keluarga saya dan untuk semua wanita yang tidak ingin dimasukkan ke dalam kotak dan hanya ingin menjadi diri mereka yang sebenarnya.
“Sebuah pengingat bahwa Anda bisa menjadi lembut dan kuat, disiplin dan feminin, sekaligus.
“Jangan biarkan siapa pun meredupkan cahayamu.”
Sentimen serupa rupanya juga dianut oleh Paul, yang berbagi pelukan yang tulus dengan Leerdam di saat-saat setelah kemenangan medali emasnya.
Pasangan yang telah menjalin hubungan selama hampir tiga tahun ini, mengumumkan pertunangan mereka pada Maret 2025 dan Paul telah menjadi pendukung besar karier pasangannya yang berkembang.
Leerdam meraih emas dengan memecahkan waktu sesama pesaing Belanda Femke Kok 1:12,59 dengan 0,28 detik.
Catatan waktu Kok yang tercepat di Olimpiade membuat prestasi Leerdam semakin impresif.



