
Ernie T.Wright / SVS / NASA
Formasi bulan Vallis Schrödinger
Para ilmuwan berteori bahwa laser ultrastabil dapat memungkinkan penentuan waktu dan navigasi yang sangat tepat di Bulan. Kawah yang dingin dan gelap di dekat kutub bulan akan menjadi tempat yang ideal untuk memasangnya.
Dalam sebuah artikel diterbitkan di awal bulan pukul arXivpara ilmuwan mengumumkan niat mereka untuk membangun laser di dalam salah satu kawah terdingin di Bulan membantu pendarat dan penjelajah bulan bernavigasi dengan tepat.
Seperti yang dijelaskan oleh Ilmuwan Barulaser ultrastabil sangat penting untuk sistem pengaturan waktu dan navigasi yang memerlukan ketelitian ekstrem. Mereka bekerja dengan memantulkan sinar di antara dua cermin di dalam rongga. Sinar dipantulkan di antara cermin-cermin dengan kecepatan yang sangat akurat, sebagian karena ruang tersebut mempertahankan ukuran yang hampir sama, bukannya melebar atau menyusut. Untuk menjaga kestabilan panjang sinar ini, cermin biasanya disimpan dalam ruang hampa pada suhu yang sangat rendah, terisolasi dari getaran eksternal.
Di Bulan, terdapat ratusan kawah di sekitar kutub yang tidak pernah menerima sinar matahari langsung karena Bulan tidak terlalu miring saat berputar mengelilinginya. Hal ini membuat wilayah ini gelap secara permanen dan sangat dingin, sehingga beberapa kawah diperkirakan akan mencapai suhu sekitar -253°C pada musim dingin di bulan.
Para ilmuwan sekarang mengusulkan bahwa kondisi yang sangat dingin ini – bersama dengan kurangnya getaran alami di bulan dan hampir tidak adanya atmosfer – bisa menjadikan kawah ini lokasi yang sempurna untuk laser ultrastabildengan potensi stabilitas yang jauh lebih besar dibandingkan laser mana pun di Bumi.
Perangkat laser tersebut akan serupa dengan perangkat yang telah mereka buat di laboratorium JILA, yang disebut rongga optik, yang terdiri dari ruang yang terbuat dari silikon dengan dua cermin.
Laser rongga optik terbaik di Bumi dapat tetap koheren, artinya gelombang cahaya laser tetap tersinkronisasi hanya dalam beberapa detik. Namun, para peneliti berpendapat bahwa laser berbasis Bulan dapat tetap koheren setidaknya selama satu menit.
Hal ini akan memungkinkannya berfungsi sebagai laser referensi untuk berbagai aktivitas bulan, seperti mempertahankan zona waktu atau mengkoordinasikan satelit yang terbang dalam formasi dan menggunakan laser untuk mengukur jarak satu sama lain.
Bahkan bisa digunakan sebagai laser referensi untuk aktivitas di Bumikarena pancaran sinar membutuhkan waktu lebih dari satu detik untuk mencapai Bumi dari Bulan.



