Kapten Karnataka Devdutt Padikkal. | Kredit Foto: File foto: SHIV KUMAR PUSHPAKAR
Dengan Karnataka dijamin akan bertemu Jammu & Kashmir (J&K) di final Piala Ranji 2025-26, kini ada ketegangan yang meningkat mengenai tempat pertandingan besar tersebut.
Juara delapan kali itu akan menjadi tuan rumah final, karena final itu berakhir dengan 27 poin berbanding 24 poin dari J&K. Dapat dipahami bahwa Stadion KSCA Rajnagar di Hubballi adalah yang terdepan dengan Center of Excellence (CoE) BCCI di pinggiran Bengaluru sebagai pilihan.
Namun, final di CoE akan menjadikannya pertandingan tertutup, sesuatu yang tidak memberikan pertanda baik bagi kompetisi domestik utama India.
Stadion M. Chinnaswamy, pusat kriket Karnataka, kemungkinan besar tidak akan dipertimbangkan, karena stadion tersebut sedang menjalani pekerjaan sipil sejalan dengan rekomendasi laporan Hakim Michael D’Cunha, yang dirumuskan sebagai bagian dari penyelidikan tragedi Juni lalu saat perayaan perebutan gelar Royal Challengers Bengaluru.
Alur Grounds dekat Bengaluru memiliki keterbatasan, baik dalam hal penyiaran maupun area menonton untuk para penggemar.
Tapi di mana pun pertandingan diadakan di Karnataka, Devdutt Padikkal kemungkinan akan memimpin tim meskipun mengalami cedera pada hari Rabu melawan Uttarakhand di sini.
Pemain berusia 25 tahun yang sedang dalam performa terbaiknya menjatuhkan Abhay Negi di selokan tetapi mengalami luka di tangan kanannya dalam prosesnya. Setelah mendapat perawatan, ia tidak kembali ke lapangan, namun ada keyakinan bahwa kemunduran tersebut tidak akan mengakhiri turnamen.
Diterbitkan – 18 Februari 2026 21:07 WIB


