
Antonio Pedro Santos / LUSA
Akibat lain dari cuaca buruk. Peringatan dini hari diberikan, warga yang tinggal di rumah dekat lokasi dievakuasi.
Tiga kamar tinggal terkubur e 20 orang dari rumah lain dekat adalah direlokasi akibat longsor baru menyusul cuaca buruk yang terjadi hari ini di Costa da Caparicakotamadya Almada, informasi Perlindungan Sipil.
Sumber dari Komando Darurat dan Perlindungan Sipil Sub-Regional Semenanjung Setúbal mengatakan kepada badan Lusa bahwa keruntuhan tersebut, yang mana peringatan diberikan kepada 01:15, menghantam tiga rumah di Rua Duarte Pacheco Pereira.
Tiga kamar, milik siapa warga sudah dievakuasi Oleh aparat, mereka terkena dampak masuknya tanah ke dalam bagian-bagian rumah, ujarnya.
Menurut sumber yang sama, akibat longsor ini, 20 warga bangunan lain yang berdekatan terpaksa mengungsi dari rumahnya dan direlokasi sementara ke lokasi perkemahan Yayasan Inatel.
Operasi bantuan dimobilisasi oleh Departemen Pemadam Kebakaran Cacilhas, Dinas Perlindungan Sipil Kota Almada dan GNR.
Pada hari Senin, Walikota Almada, Inês de MedeirosDiakuinya, banyak masyarakat yang harus meninggalkan rumahnya di wilayah kota akibat terjangan tanah longsor, menyusul cuaca buruk, mereka tidak akan bisa kembali ke rumah mereka.
Menurut walikota, yang berbicara pada awal rapat eksekutif dewan, menyusul cuaca buruk, 230 orang mereka, sampai saat itu, telah ditampung kembali secara darurat oleh pemerintah kota.
Tim dari Fakultas Sains dan Teknologi (FCT) Universidade Nova de Lisboa, yang memiliki protokol dari balai kota, dipanggil untuk memantau tebing tersebut, tambahnya, menjelaskan bahwa sejak tahun 2023 balai kota telah bekerja sama dengan FCT untuk mengevaluasi lokasi tersebut.
Tim-tim ini, lanjutnya, akan maju ke depan dua tahun untuk memantau tepi sungai dan seluruh tebing fosil.
Di sisi lain, Dewan Kota Almada juga meminta bantuan Laboratorium Teknik Sipil Nasional (LNEC).
Sejak awal terjadinya badai yang meluluhlantakkan wilayah Portugis, pemerintah kota Almada telah mencatatnya beberapa slip tanah di tebing Costa da Caparica dan Porto Brandão.
Enam belas orang meninggal di Portugal setelah depresi Kristin, Leonardo dan Marta, yang juga menyebabkan ratusan orang terluka dan mengungsi.
Kehancuran total atau sebagian rumah, tempat usaha dan peralatan, tumbangnya pohon dan bangunan, penutupan jalan, sekolah dan layanan transportasi, serta terputusnya pasokan energi, air dan komunikasi, banjir dan banjir merupakan dampak material utama dari badai tersebut.
Wilayah Centro, Lisbon dan Vale do Tejo dan Alentejo adalah wilayah yang paling terkena dampak.
Situasi bencana yang melanda 68 kota yang paling terkena dampak berakhir pada hari Minggu.



