Gerard Deulofeu yakin dia selangkah lebih dekat dengan ‘keajaiban’ kembali ke dunia sepak bola setelah tiga tahun absen karena cedera.
Yang pertama Watford Dan Everton bintang belum bermain satu menit pun sejak Januari 2023 karena serangkaian masalah dengan lutut kanannya.
Kapan terakhir kali Gerard Deulofeu bermain?
Pemain berusia 31 tahun itu menjadi cameo selama 12 menit untuk tim Italia Udinese selama kemenangan tandang 1-0 mereka melawan Sampdoria 37 bulan lalu.
Deulofeu sedang kembali dari cedera ligamen anteriornya dalam pertandingan melawan Napoli sebelum Piala Dunia 2022.
Meski masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-77, Pembalap Spanyol itu merasa lututnya lemas dan menangis saat dia meminta untuk diturunkan.
Itu tadi cedera ACL kedua yang dialami Deulofeu di lutut kanannya, memiliki melewatkan delapan bulan saat dia berada di Watford pada tahun 2020.
Cedera Gerard Deulofeu
Ketika pemain sayap itu membuktikannya setelah comeback suksesnya di Watford, sebagian besar pesepakbola modern pulih sepenuhnya dari cedera ACL.
Namun, Deulofeu mengalami infeksi setelah menjalani operasi untuk memperbaiki kemundurannya di Udinese, yang menggerogoti tulang rawannya.
Akibatnya, ia kehilangan kekuatan otot dan kelenturan lututnya hingga mengakhiri karier sebagian besar pemain.
Namun Deulofeu menolak untuk pensiun dan sekarang berharap dia akan kembali berlari setelah lebih dari 1.100 hari.
“Saya kehilangan seluruh kehidupan pribadi saya,” katanya kepada BBC Sport. “Itu hal paling menyakitkan yang bisa Anda rasakan.
“Sekarang Saya hanya menunggu untuk melakukan keajaiban untuk kembali bermain sepak bola. Namun saya tahu sangat sulit untuk kembali dengan ketidakmampuan seperti itu.”
Deulofeu memulai upayanya untuk bangkit kembali dengan perawatan sel yang dirancang untuk membangun kembali tulang rawan yang telah hancur.
Namun pemain internasional Spanyol yang sudah empat kali tampil menghadapi kemunduran setelah mencoba berlari lagi, menjelaskan, ‘Lutut saya perlu disembuhkan’.
Dua tahun kemudian, suntikan lebih lanjut dan enam bulan latihan di gym untuk membangun kembali otot-otot kakinya telah membuatnya hampir bisa berlari lagi.
“Saya sangat senang karena saya merasa kakinya sangat kuat,” tambahnya. “Semakin banyak otot yang Anda peroleh, semakin sedikit rasa sakit yang Anda rasakan di bagian dalam lutut, jadi sekarang saya merasa, ya, lutut saya siap untuk berlari. Saya merasa sudah dekat.
“Jika kita berbicara tentang otot, saya berada di level yang sama dengan pemain yang ada saat ini.
“Tapi mari kita lihat bagaimana respons mereka, tanpa tulang rawan dan meniskus.”
Meski kontraknya di Udinese telah diputus, Deulofeu tetap menggunakan fasilitas klub di Stadio Friuli.
Hubungannya dengan keluarga pemilik klub Pozzo, yang juga mempekerjakannya di Watford dari tahun 2017 hingga 2020, tetap menjadi salah satu faktor kunci di balik keinginan bermain untuk I Bianconeri lagi, selain berbagi kenangan dengan ketiga anaknya.



