Pruchya Isaro, kanan, dan Nikki Poonacha, kedua kanan, juara ganda putra bersama Jay Clarke, kiri, dan Mukund Sasikumar runner-up turnamen Chennai Open ATP Challenger di Chennai pada Sabtu, 14 Februari 2026. | Kredit Foto: B.VELANKANNI RAJ

Federico Agustin Gomez menikmati kelancaran dalam undian hingga ia menghadapi ujian besar pertamanya di semifinal Chennai Open ATP Challenger melawan Maks Kasnikowski sebelum menang dalam tiga set untuk memperebutkan gelar dengan Frederico Ferreira Silva.

Unggulan kedua asal Argentina, peringkat 196 dunia, melakukan servis secara konsisten dan mematahkan servis satu kali untuk merebut set pembuka. Lawannya asal Polandia memberikan perlawanan luar biasa dan segera membuat dia tertinggal. Kasnikowski meningkatkan servisnya dan mematahkan servis Gomez dua kali untuk menyamakan kedudukan.

Penentunya melihat kedua pemain meningkatkan level permainan mereka, khususnya Gomez. Pemain Argentina itu melakukan servis dengan sangat baik dan yang terpenting, pengembaliannya menimbulkan banyak kerusakan. Dia mematahkan servis Kasnikowski dua kali dan menang 6-3, 2-6, 7-5 dalam waktu lebih dari dua jam.

Di semifinal kedua, Ferreira Silva dari Portugal tidak kesulitan mengalahkan unggulan keempat Ilia Simakin dari Rusia 6-4, 6-2.

Ferreira Silva belum kehilangan satu set pun di sini minggu ini dan sedang mengejar gelar tunggal Challenger pertamanya.

Duo unggulan teratas Indo-Thailand Niki Kaliyanda Poonacha dan Pruchya Isaro merebut gelar ganda dengan mengalahkan Jay Clarke/Mukund Sasikumar 6-4, 6-4.

Hasil: Semifinal: Federico Agustin Gomez (Arg) mengalahkan Max Kasnikowski (Pol) 6-3, 2-6, 7-5; Frederico Ferreira Silva (B) bt Ilia Simakin (Rusia) 6-4, 6-2

Ganda: Final: Pruchya Isaro (Tha) & Niki Kaliyanda Poonacha mengalahkan Jay Clarke (GBr) & Mukund Sasikumar 6-4, 6-4.



Tautan sumber