Shanelle Dyer menyaksikan pertarungan Israel Adesanya tahun 2019 dengan Kevin Gastelum dan berpikir, ‘Saya bisa melakukan hal yang sama seperti dia.’

Kedua bintang kelas menengah ini baru saja berperang dalam lima ronde berdarah dalam salah satu perebutan gelar terhebat sepanjang masa, yaitu dilantik ke dalam Hall of Fame UFC tahun lalu.

5

Kemenangan Adesanya atas Gastelum melalui keputusan bulat menginspirasi Dyer untuk mengejar karir MMAKredit: Getty – Kontributor

Seorang rekan Nigeria dengan latar belakang Muay Thai dan kecintaan yang sama terhadap anime, Adesanya dengan cepat menjadi inspirasi bagi petarung London.

Selama tujuh tahun berikutnya, Dyer menempa jalannya menuju puncak MMA dan kini menghadapi pertarungan terbesar dalam kariernya di UFC London.

Setelah memenangkan enam pertarungan profesional pertamanya, dia diberikan kesempatan Dana PutihSeri Pesaing tahun lalu.

Meskipun menderita kekalahan telak dari Carol Foro, Dyer dianugerahi a UFC kontrak setelah presiden White memuji bentrokannya sebagai ‘salah satu pertarungan perempuan terbesar yang pernah saya lihat.’

Shanelle Dyer mewujudkan debut UFC London selama bertahun-tahun

“Dalam pikiran saya, itu akan selalu menjadi UFC London,” kata Dyer kepada talkSPORT.com menjelang pertarungannya dengan petinju Brasil Ravena Oliveira.

“Itu adalah mimpi sejak pertama kali saya pergi ke UFC London sekitar empat tahun lalu.

“Saya mengatakan dalam tiga tahun, memberi atau menerima, saya akan melakukan debut UFC saya di London.

“Saya sudah menyebutnya sejak saya mendapatkan kontrak UFC, UFC London, UFC London, UFC London!



Tautan sumber