22 Februari 1980. Tanggal tersebut terukir di fondasi legenda olahraga Amerika.

Di dalam Pusat Olimpiade Lake Placid di New York, terjadi pergeseran seismik yang melampaui es hoki dan menyebar ke seluruh tatanan suatu bangsa.

5

The Miracle on Ice adalah salah satu momen olahraga terhebat yang pernah adaKredit: Getty

Itu adalah hari ketika sekelompok amatir perguruan tinggi yang suka berkelahi, mengenakan seragam merah, putih, dan biru, memandangi mesin hoki Uni Soviet yang tampaknya tak terkalahkan dan, melawan segala rintangan, muncul sebagai pemenang. Ini bukan sekedar permainan; itu adalah Keajaiban di Atas Es.

Uni Soviet, yang merupakan dinasti nyata dalam hoki internasional, telah menguasai lawan-lawannya selama beberapa dekade. Daftar pemain mereka adalah kumpulan profesional berpengalaman, diasah oleh pelatihan tanpa henti selama bertahun-tahun dan kompetisi internasional.

Mereka adalah juara bertahan Olimpiade, pemenang empat medali emas sebelumnya, dan baru saja menghancurkan tim yang terdiri dari 6-0. NHL Semua Bintang. Dominasi mereka adalah suatu kebenaran yang tidak dapat disangkal di dunia hoki.

Masuki Team USA, kumpulan anak-anak muda perguruan tinggi yang belum terbukti, yang disusun dengan cermat oleh pelatih Herb Brooks yang visioner, mungkin ada yang mengatakan eksentrik.

Mereka adalah tim yang tidak diunggulkan, umpan meriam, yang diprediksi oleh banyak orang hanya sekedar mengada-ada. Namun, di bawah pola pelatihan Brooks yang tiada henti dan tidak konvensional, semangat persatuan dan pembangkangan mulai terbentuk.

Pertandingan itu sendiri adalah drama yang menarik.

Seperti yang diharapkan, Uni Soviet sudah menegaskan otoritas mereka sejak awal, namun Amerika, yang didorong oleh semangat muda dan penolakan keras kepala mereka untuk menyerah, berhasil bangkit kembali.

Itu adalah pertarungan jungkat-jungkit, sebuah bukti ketabahan pasukan Amerika.



Tautan sumber