Thomas Frank memasang wajah seperti guntur ketika ditanya tentang masa depannya sebagai pelatih kepala Tottenham.

Spurs mendapati diri mereka menghadapi pertarungan degradasi setelahnya kalah 2-1 dari Newcastle United pada Selasa malam.

4

Frank menyaksikan kekalahan lainnya saat Spurs semakin dekat ke tiga terbawahKredit: Getty

Tim London utara itu duduk di urutan ke-16 dan hanya unggul lima poin dari tiga terbawah dengan 12 pertandingan tersisa.

Terdengar paduan suara ejekan dari Kemasyhuran penggemar saat peluit panjang berbunyi saat musim mereka kembali mendapat pukulan dengan kekalahan liga ke-11.

Jujuryang menggantikan Ange Postecoglou di musim panas, sekarang di bawah tekanan yang meningkat di Stadion Tottenham Hotspur.

Berbicara kepada TNT Sports setelah pertandingan, reporter tersebut membahas masa depannya yang tidak pasti menjelang derby London utara pada 22 Februari.

“Jika Anda bisa memberikan satu pesan, saya kira, kepada pendukung Spurs yang ingin seseorang berbeda di posisi Anda datang ke Arsenal, pesan apakah itu?” dia bertanya.

“Itu pertanyaan yang wajar,” jawab Frank sambil sedikit tersenyum. “Saya hanya akan mengatakan apa yang saya lakukan adalah bekerja sangat keras, memastikan kami melakukan segala yang kami bisa untuk menghadirkan tim kompetitif yang siap bertarung.”

Namun, Frank tampak menatap pewawancara di akhir percakapan mereka dan mereka kemudian berjabat tangan dengan canggung.

Bereaksi terhadap ketegangan tersebut, mantan striker West Ham Michail Antonio dibuat bingung dengan ekspresi wajah pemain Denmark itu.



Tautan sumber