Bagi sebagian besar pesepakbola dan manajer, peluang untuk memenangkan trofi sangatlah sedikit.

Itu sebabnya Jamie O’Hara dan Dean Saunders dari talkSPORT tidak bisa memahaminya milik Chelsea pendekatan lesu dalam menyerang leg kedua pertandingan semifinal Piala Carabao melawan mereka Gudang senjata.

5

Chelsea menyelesaikannya dengan 11 tembakan ke gawang Arsenal namun hanya dua yang tepat sasaranKredit: Getty

The Blues mempunyai tanggung jawab untuk mewujudkan sesuatu pada Selasa malam di Emirates Stadium mengingat mereka tertinggal agregat 3-2.

Namun, Liam RoseniorTim asuhannya menunjukkan kurangnya tipu muslihat dan penemuan menyerang di akhir-akhir ini Kai Havertz belati memastikan kemenangan 1-0 malam itu untuk The Gunners.

Rasa frustrasi Chelsea di sepertiga akhir pertandingan tidak terlihat lagi di penghujung pertandingan, ketika mereka menguasai bola dari sisi ke sisi namun tidak mampu melewati pertahanan Arsenal yang kokoh.

Umpan silang tanpa tujuan diayunkan ke dalam, namun berhasil dihalau oleh dahi para pemain berbaju merah, sementara beberapa pemain Blues menggiring bola ke jalan buntu, memaksa melakukan umpan ke belakang.

Berbicara di Sports Bar talkSPORT, O’Hara mengeluhkan taktik menghindari risiko dari Rosenior, terutama di babak kedua.

Jamie O’Hara dan Dean Saunders menampilkan penampilan Chelsea yang ‘tanpa pukulan’

“Babak pertama, Anda tetap imbang, saya mengerti, Anda tidak ingin kalah di 20 menit pertama,” kata O’Hara.

“Tetapi sekarang, Anda harus memberikan segalanya kepada mereka, Anda harus mencoba dan memenangkan pertandingan.”

O’Hara juga bingung dengan kurangnya ‘penemuan nyata untuk mewujudkan sesuatu’.



Tautan sumber