• Kata-kata yang tercetak dapat mengesampingkan sensor dan konteks di dalam sistem keputusan otonom
  • Model bahasa visi memperlakukan teks publik sebagai perintah tanpa memverifikasi maksudnya
  • Rambu-rambu jalan menjadi vektor serangan ketika AI membaca bahasa terlalu harfiah

Kendaraan otonom dan drone mengandalkan sistem penglihatan yang menggabungkan pengenalan gambar dengan pemrosesan bahasa untuk menafsirkan lingkungan sekitarnya, membantu mereka membaca rambu, label, dan marka jalan sebagai informasi kontekstual yang mendukung navigasi dan identifikasi.

Para peneliti dari Universitas California, Santa Cruz, dan Johns Hopkins mulai menguji apakah asumsi tersebut berlaku ketika bahasa tertulis sengaja dimanipulasi.





Tautan sumber