Belum terkalahkan sejauh ini di turnamen tersebut, India yang percaya diri dan serba bisa akan menjadi favorit melawan Afghanistan di semifinal Piala Dunia U-19 ICC di Harare, Rabu (4 Februari 2026).

India menjadi tim tersukses dalam sejarah ajang tersebut, setelah mencaplok gelar sebanyak lima kali (2000, 2008, 2012, 2018, 2022), disusul Australia yang telah meraih trofi sebanyak empat kali.

Rabu (4/2/2026) mendatang, India akan berupaya mengambil satu langkah maju menuju rekor gelar keenam.

India tampil bagus di turnamen ini, setelah memenangkan semua lima pertandingan mereka dengan cukup nyaman, termasuk kemenangan 58 kali atas musuh bebuyutan Pakistan di babak Super Six.

Afghanistan juga menjalani turnamen yang cukup bagus, memenangkan empat dari lima pertandingan mereka, satu-satunya kekalahan mereka terjadi saat melawan Sri Lanka dengan selisih empat gawang.

Berdasarkan performa dan komposisi keseluruhan, India akan unggul atas Afghanistan di pertandingan sistem gugur.

Pemukul penjaga gawang Abhigyan Kundu telah menjadi pemain bintang bagi India dengan pemukul sebagai pemain kidal sejauh ini telah mengumpulkan 199 run dari lima pertandingan dengan dua setengah abad atas namanya.

Pembuka dengan pukulan besar Vaibhav Suryavanshi (196 run dalam 5 pertandingan dengan 2 pertandingan lima puluhan) juga sedang dalam performa yang baik tetapi manajemen tim ingin dia mengubah setengah abadnya menjadi skor tiga digit.

Vihaan Malhotra yang serba bisa (172 run dari 5 game) adalah pemukul India lainnya yang harus diwaspadai. Dia mencetak satu-satunya abad (109 tidak keluar) melawan Zimbabwe di babak grup.

Kapten Ayush Mhatre konsisten dengan penguasaan bola, mencetak enam gawang dengan off-break dari lima pertandingan, tetapi masih ada ruang untuk perbaikan di bagian depan pukulan. Dia hanya berhasil melakukan 99 run dari lima pertandingan dengan 53 run adalah yang tertinggi.

Namun, penampilan pembuka Aaron Geroge menimbulkan kekhawatiran bagi India karena pemukul kidal hanya mampu melakukan 46 run dari tiga pertandingan.

Bowling India dipelopori oleh pemain fast bowler lengan kanan Henil Patel dan RS Ambrish. Kedua perintis itu sangat fenomenal di lini depan, masing-masing melakukan scalping 11 dan gawang.

Duo ini akan mencari dukungan dari pemintal ortodoks lengan kiri Khilan Patel, yang juga telah bersinar terang dengan delapan pukulan dari lima pertandingan.

Mhatre dan Malhotra, yang mencetak lima gawang sejauh ini di turnamen dengan off-breaknya selain mencetak satu-satunya gol di India, juga akan berusaha berkontribusi dengan bola.

Tim (dari):

India U-19: Aaron George, Abhigyan Kundu, Harvansh Pangalia, Vaibhav Sooryavanshi, Vedant Trivedi, Ayush Mhatre (c), Vihaan Malhotra, RS Ambrish, Kanishk Chouhan, Khilan Patel, Deepesh Devendran, Henil Patel, Mohamed Enaan, Udhav Mohan, Kishan Singh.

Afghanistan U-19: Mahboob Khan (c), Azizullah Miakhil, Faisal Shinozada, Khalid Ahmadzai, Osman Sadat, Uzairullah Niazai, Abdul Aziz, Aqil Khan, Khatir Stanikzai, Nazifullah Amiri, Nooristani Omarzai, Roohullah Arab, Salam Khan, Wahidullah Zadran, Zaitullah Shaheen.

Pertandingan dimulai pukul 13.00 IST.

Diterbitkan – 03 Februari 2026 14:41 WIB



Tautan sumber