
Loli / X
Pengaruh depresi Kristin di Leiria
Pavilhão dos Pousos adalah kantor pusat pengiriman barang. Penghitung kamar menawarkan dukungan, Cáritas Portuguesa mengaktifkan akun darurat nasional.
A pengiriman barang bagi masyarakat yang terkena dampaknya cuaca buruk tidak terpusat Paviliun Pousosdekat kota Leiria, kata anggota dewan Perlindungan Sipil Luís Lopes kepada Lusa hari ini.
“Sejak kemarin [quinta-feira] bahwa kami memiliki pusat dukungan yang terletak di paviliun Pousos, di mana kami telah mengumpulkan beberapa barang makanan bagi masyarakat yang tidak dapat pergi ke supermarket yang masih buka atau yang membutuhkan bantuan”, kata Luís Lopes.
Di lokasi yang sama, “distribusi terpal e plastik agar masyarakat bisa pergi mengumpulkan dan menutup atap-atap yang saat ini tidak mampu mereka perbaiki”, ujarnya sambil mengajak masyarakat yang ingin membantu dengan barang-barang untuk pergi ke pendopo itu.
“Kami memiliki tim di sana yang akan menerimanya dan kemudian akan mengakomodasi berbagai hal”, kata anggota dewan.
Pemerintah kota juga mengumumkan hal itu di Meja Layanan Terpadu Dewan Kota Mulai pukul 10.00 akan ada aksi sosial dan layanan telekonsultasi.
Radionya Renaisans menambahkan bahwa sumbangan juga dapat dikirimkan ke Caritas Keuskupan Leiria. Tepatnya, Cáritas Portuguesa mengaktifkan a rekening darurat nasional untuk mendukung situasi darurat yang lebih rumit.
Bersihkan Leiria
Kamar Leiria meluncurkan kampanye hari ini “Bersihkan Leiria”, aksi sukarelawan pertama untuk membersihkan ibu kota kabupaten, sebuah inisiatif yang berlangsung pada hari Sabtu, kata presiden kotamadya yang terkena dampak serius oleh cuaca buruk kepada agen Lusa.
“Setelah keadaan kota Leiria yang banyak ditebang pohon dan ubinnya pecah, sebagian besar pohon besar sudah ditebang di kota ini. Namun perlu diciptakan kondisi agar kota kita secepatnya bisa kembali menjadi kota yang bersih”, kata Gonçalo Lopes.
Menurut Gonçalo Lopes, aksi sukarela tersebut berlangsung di Sabtu, mulai pukul 10.00, di samping Stadion Kota, “dengan tujuan membersihkan stadion, membersihkan jalur Polis, beberapa area pusat kota”.
Selain dimensi kemanusiaan dan solidaritas, kampanye “Limpar Leiria” bertujuan untuk menciptakan “persatuan mendasar untuk beberapa bulan mendatang”, di mana pemerintah kota akan membutuhkan “masyarakat Leiria dan Portugis” untuk membangun kembali kota tersebut, kata walikota.
“DAN dari aksi sukarela pertama yang akan kami luncurkan, karena kita punya banyak permintaan masyarakat yang ingin membantu kami”, ujarnya sambil meminta para relawan untuk membawa sarung tangan, sekop, sapu dan peralatan lainnya, karena pemerintah kota tidak mempunyai kapasitas untuk menyalurkannya.
Di lokasi, “sekelompok relawan akan mengoordinasikan pekerjaan ini, bersama dengan Ecoambiente, perusahaan pengumpul sampah”, jelasnya.
Durasi kegiatan yang diminta oleh pemerintah kota untuk diikuti adalah pada pagi hari.



