
- OpenAI mengklaim 8,4 juta pesan mingguan dikirim tentang sains dan matematika tingkat lanjut
- Model GPT-5.2 dapat mengikuti rantai penalaran yang panjang dan memverifikasi hasil secara independen
- AI mempercepat tugas penelitian rutin seperti pengkodean, tinjauan literatur, dan perencanaan eksperimen
OpenAI ingin pengguna memperlakukan ChatGPT sebagai kolaborator penelitian, dengan cara baru riset mengklaim hampir 8,4 juta pesan dikirim setiap minggu dengan fokus pada topik sains dan matematika tingkat lanjut, yang dihasilkan oleh sekitar 1,3 juta pengguna di seluruh dunia.
OpenAI menyoroti penggunaan ini telah tumbuh hampir 50% selama setahun terakhir, menunjukkan bahwa sistem ini beralih dari sekedar eksperimen sesekali ke dalam alur kerja penelitian reguler.
Para pengguna ini dilaporkan terlibat dalam pekerjaan yang sebanding dengan studi tingkat pascasarjana atau penelitian aktif di bidang matematika, fisika, kimia, biologi, dan teknik.
Skala penggunaan dan integrasi penelitian
Matematika mendapat perhatian khusus dalam laporan ini. Model GPT-5.2 dikatakan mampu mempertahankan rantai penalaran yang panjang, memeriksa pekerjaannya sendiri, dan beroperasi dengan sistem pembuktian formal seperti Lean.
OpenAI mengklaim model tersebut mencapai hasil tingkat emas di Olimpiade Matematika Internasional 2025 dan menunjukkan keberhasilan parsial pada benchmark FrontierMath.
Laporan tersebut juga menyatakan bahwa model tersebut berkontribusi pada solusi yang terkait dengan masalah terbuka Erdős, dan para ahli matematika mengkonfirmasi hasilnya.
Meskipun model-model tersebut tidak menghasilkan teori-teori matematika yang benar-benar baru, model-model tersebut menggabungkan kembali ide-ide yang telah diketahui dan mengidentifikasi hubungan antar bidang, sehingga mempercepat verifikasi formal dan penemuan bukti.
Pola serupa juga muncul di bidang ilmiah lainnya. Pada tolok ukur tingkat pascasarjana seperti GPQA, GPT-5.2 dilaporkan mencapai akurasi melebihi 92% tanpa alat eksternal.
Laboratorium fisika dilaporkan menggunakan AI untuk mengintegrasikan simulasi, log eksperimen, dokumentasi, dan sistem kontrol sekaligus mendukung eksplorasi teoretis.
Dalam kimia dan biologi, pendekatan hibrid memasangkan model bahasa tujuan umum dengan alat khusus seperti jaringan saraf grafik dan prediktor struktur protein.
Kombinasi ini bertujuan untuk meningkatkan keandalan sekaligus menjaga pengawasan manusia sebagai hal utama dalam pengambilan keputusan.
Laporan ini menempatkan perkembangan ini dalam konteks yang lebih luas. Kemajuan ilmu pengetahuan mendukung bidang kedokteran, sistem energi, dan keselamatan masyarakat, namun penelitian sering kali mengalami kemajuan yang lambat dan membutuhkan banyak tenaga kerja.
Sebagian kecil dari populasi global menghasilkan sebagian besar penemuan mendasar, sementara proyek seperti pengembangan obat-obatan dapat memakan waktu lebih dari satu dekade.
OpenAI berpendapat bahwa para peneliti semakin banyak menggunakan alat AI untuk menangani tugas-tugas rutin dan memakan waktu, termasuk pengkodean, tinjauan literatur, analisis data, dukungan simulasi, dan perencanaan eksperimen.
Laporan tersebut mengutip studi kasus mulai dari pembuktian matematis yang lebih cepat hingga desain protein dengan RetroBioSciences, di mana AI dilaporkan mempersingkat jangka waktu dari tahun ke bulan.
Meskipun laporan tersebut menyajikan angka penggunaan dan hasil tolok ukur yang penting, validasi independen masih terbatas.
Masih ada pertanyaan mengenai seberapa baik hasil ini bertahan dari waktu ke waktu, seberapa luas penerapannya, dan apakah kemajuan yang dilaporkan dapat menghasilkan kemajuan ilmiah yang bertahan lama.
Angka penggunaan dan skor tolok ukur ini menonjol, namun validasi independen masih terbatas.
Ikuti TechRadar di Google Berita Dan tambahkan kami sebagai sumber pilihan untuk mendapatkan berita, ulasan, dan opini pakar kami di feed Anda. Pastikan untuk mengklik tombol Ikuti!
Dan tentu saja Anda juga bisa Ikuti TechRadar di TikTok untuk berita, review, unboxing dalam bentuk video, dan dapatkan update rutin dari kami Ada apa juga.



