Brahim Diaz mendapat pengingat brutal tentang kekalahan Maroko di final Piala Afrika saat kembali ke Real Madrid.

Pemain sayap itu melewatkan kesempatan untuk meraih kemenangan di menit-menit akhir melawan Senegal setelahnya mengeksekusi penaltinya tepat ke arah Edouard Mendy.

3

Reaksi Diaz terhadap tepuk tangan Pape Gueye saat kembali ke Real Madrid tertangkap kameraKredit: RM4 Arab

Diaz menangis setelah melewatkannya tendangan penalti yang kontroversialyang dia ambil 15 menit setelah diberikan.

Senegal kemudian memenangkan pertandingan di perpanjangan waktu setelah tendangan keras dari Pape Gueye.

Gelandang Villarreal dianugerahi dua trofi saat kembali beraksi di klub pada hari Sabtu di Estadio de la Ceramica.

Gueye berbaris untuk tim Spanyol saat mereka menghadapi Diaz Real Madrid di LaLiga.

Brahim Diaz meminta maaf setelah penalti final AFCON yang membawa bencana dalam pernyataan emosional

Sebelum kick-off, ia menerima tepuk tangan meriah selama upacara saat ia tampil dengan medali pemenang AFCON di lehernya.

Diaz terpaksa menonton dari bangku cadangan saat kamera mengarah padanya.

Beberapa fotografer juga terlihat berdiri di depan pemain berusia 26 tahun itu untuk mengabadikan reaksinya.

Kesimpulan dramatis dari final AFCON membuat Maroko kehilangan gelar kontinental keduanya dan yang pertama dalam 50 tahun.



Tautan sumber