Penonton di tribun menggunakan handuk untuk menutupi panasnya putaran ketiga kejuaraan tenis Australia Terbuka di Melbourne pada 24 Januari 2026 | Kredit Foto: Reuters

Para pemain berkeringat di bawah terik matahari dan para penggemar menyabuni diri mereka dengan tabir surya di Australia Terbuka pada hari Sabtu (24 Januari 2026) ketika suhu naik hingga diperkirakan mencapai 40 derajat Celcius (104 F) di Melbourne Park.

Pertandingan dimulai satu jam lebih awal untuk memanfaatkan udara pagi yang relatif sejuk, namun kondisi sudah mulai menyesakkan ketika juara bertahan putri Madison Keys memasuki lapangan tengah untuk pertandingan putaran ketiganya pada pukul 10:30 (2330 GMT).

Dulu dengan kondisi panas di Florida, itu Amerika hanya membutuhkan 75 menit untuk menyelesaikan kemenangan mudah 6-3, 6-3 atas pemain Ceko yang tidak diunggulkan, Karolina Pliskova.

“Saya sangat senang dengan panasnya cuaca,” katanya di lapangan setelah memesan pertandingan putaran keempat dengan rekan senegaranya asal Amerika dan temannya Jessica Pegula, unggulan keenam.

Pegula menyelesaikan pertandingan awalnya di Margaret Court Arena bahkan lebih cepat dari Keys, ⁠menaklukkan petenis Rusia Oksana Selekhmeteva 6-3 6-2.

“Saya tidak perlu bunuh diri hari ini,” kata Pegula, yang juga tinggal di Florida.

“Untungnya hari ini semuanya berjalan cukup baik.”

Australia Terbuka beroperasi berdasarkan kebijakan panas ekstrem yang mempertimbangkan suhu udara, panas radiasi, kecepatan angin, dan kelembapan untuk menilai kondisi pertandingan, sehingga memungkinkan wasit untuk menunda atau menunda pertandingan ketika ambang batas terlampaui.

Skala Stres Panas lima poin turnamen berada di angka 3,4 pada sore hari ketika juara bertahan putra Jannik Sinner melawan petenis Amerika Eliot Spizzirri pada pertandingan kedua di Rod Laver Arena.

Ketika mencapai empat poin, pemain dapat mengambil jeda lebih lama antar set. Lima poin berarti penangguhan pertandingan di lapangan luar dan penutupan atap lapangan pertunjukan utama.

Panitia memperingatkan para penggemar untuk membawa topi, minum banyak air dan memanfaatkan kipas angin yang tersebar di sekitar Melbourne Park.

Warga Sydney, Sarah Gellatly, menutupi dirinya dengan tabir surya dari salah satu dispenser di luar gerbang Melbourne Park.

Dia mengatakan para pemain akan khawatir tentang pertarungan satu sama lain selama waktu terpanas hari itu.

“Panas sekali, tapi jika Anda adalah pemain yang melakukan tur keliling dunia setiap hari, maka mereka sudah terbiasa dengan panasnya,” ujarnya. Reuters.

Warga Melbourne, Mat Vonarx dan rekannya memiliki tiket “ground pass” murah yang memberikan akses ⁠ke luar lapangan dan mengatakan mereka siap menangani apa pun cuaca yang menimpa mereka.

“Kami tahu hari ini akan sangat panas, tetapi ini adalah tenis,” kata Vonarx kepada Reuters pada kunjungan pertamanya ke Grand Slam. “Kami siap untuk itu, kami telah membawa banyak air dan kami siap berangkat.”

Vonarx mengatakan para pemain harus berusaha sekuat tenaga.

“Akan sulit bagi olahraga apa pun dalam kondisi seperti ini, tetapi mereka profesional, mereka akan melakukan ⁠apa yang perlu mereka lakukan untuk menyelesaikan pertandingan,” katanya.



Tautan sumber