• Harta karun yang sangat besar berupa 149 juta kredensial terekspos secara online
  • Termasuk nama pengguna dan kata sandi untuk akun perbankan, media sosial, dan .gov
  • Tidak diketahui berapa lama database tersebut diekspos, namun kini telah dihapus

Peneliti keamanan siber Jeremiah Fowler (via VPN Ekspres) sekali lagi mengungkap sejumlah besar data yang dapat diakses publik.

Wadah besar berisi nama pengguna dan kata sandi unik terekspos di web tanpa perlindungan kata sandi atau enkripsi apa pun.



Tautan sumber