Lucy Bronze mengaku sebagian penggemar masih tidak percaya dia bermain di Euro 2025 dengan cedera patah kaki.

Perunggu adalah bagian dari Inggris pasukan itu berhasil mempertahankan mahkota Euro mereka di Swiss musim panas lalu.

3

Perunggu sebanding dengan Emas di SwissKredit: Getty

The Lionesses mengalahkan Spanyol 3-1 melalui adu penalti di Basel Juli lalu setelah keduanya tidak dapat dipisahkan setelah perpanjangan waktu.

Inggris membalas dendam kepada Spanyol yang mengalahkan Lionesses di final Piala Dunia 2023 di Australia sebagai Sarina Wiegmantim berhasil mempertahankan mahkota Euro mereka.

Namun, setelah turnamen, Bronze mengungkapkan bahwa dia bermain keseluruhan Euro 2025 dengan patah tulang tibia.

“Saya mengalami ketidaknyamanan di akhir musim domestik dan kemudian menjalani pemindaian untuk mendiagnosisnya,” Perunggu menulis tahun lalu.

“Pertama kali saya bermain dalam kondisi cedera adalah saat melawan Spanyol di Piala Dunia Liga Bangsa-Bangsa pada awal Juni. Saya keluar di awal babak kedua karena saya berkomitmen untuk bermain di Euro.

“Saya tidak pernah berhenti berlatih meskipun rasa sakit yang saya alami setelah mengalami beberapa pukulan.

“Yang saya tahu menjelang turnamen ini adalah saya ingin bermain untuk Inggris di Kejuaraan Eropa, meski itu bukan keputusan yang saya ambil dengan mudah.”

Namun Bronze kini mengungkapkan bahwa masih ada beberapa orang yang tidak percaya dia bermain meski menderita kesakitan untuk tim nasional setelah berhasil menjaga ketenangan selama Euro.



Tautan sumber