Crystal Palace telah memutuskan untuk tidak memecat Oliver Glasner, talkSPORT memahaminya.

The Eagles dikalahkan 2-1 oleh Sunderland di Stadium of Light pada hari Sabtu melanjutkan beberapa hari yang sulit bagi klub.

2

Masa jabatan Oliver Glasner sebagai manajer Crystal Palace belum berakhirKredit: AFP

Setelah kekalahan tersebut, Glasner membidik Elang hierarki dan diklaim dia merasa ‘ditinggalkan’ oleh klub.

Pelatih asal Austria itu mengungkapkan rasa frustrasinya karena baru mengetahui kepergian Marc Guehi ke Manchester City hanya beberapa jam sebelum dia berbicara kepada media pada hari Jumat serta hilangnya Eberechi Eze menjelang musim 2025/26.

Dia mengumumkan pada hari Jumat bahwa dia akan meninggalkan Istana di akhir musim.

Dewan Istana tidak tahu bahwa Glasner akan mengumumkan dia akan pergi menjelang kekalahan hari Sabtu dari Sunderland.

Sumber yang dekat dengan Glasner menegaskan bahwa bos Palace tidak ingin berhenti, namun mereka yang dekat dengan ruang ganti Palace mengatakan kepada talkSPORT bahwa mereka yakin pria Austria berusia 51 tahun itu sedang mencoba untuk dipecat.

Namun, ketua Steve Parish dan Glasner berbicara pagi ini dan klub telah memutuskan untuk tidak memecatnya.

Dewan direksi Palace lebih memikirkan cara terbaik untuk membalikkan 10 pertandingan tanpa kemenangan selama periode Tahun Baru yang sibuk.

Di tengah tren yang mengkhawatirkan, Palace berada tersingkir dari Piala FA oleh tim non-liga Macclesfield FC dalam kekecewaan terbesar dalam sejarah turnamen.



Tautan sumber