Bangladesh saat ini ditempatkan di Grup C bersama dengan Hindia Barat, Italia, Inggris, dan Nepal dan dijadwalkan memainkan pertandingan mereka di Kolkata dan Mumbai. Gambar digunakan untuk tujuan perwakilan saja. | Kredit Foto: AP
Dewan Kriket Bangladesh (BCB) pada Sabtu (17 Januari 2026) meminta ICC menukar tim nasionalnya dengan Irlandia di Grup C pada Piala Dunia T20 mendatang agar bisa bermain di Sri Lanka, bukan di India.
Bangladesh saat ini ditempatkan di Grup C bersama dengan Hindia Barat, Italia, Inggris, dan Nepal dan dijadwalkan memainkan pertandingan mereka di Kolkata dan Mumbai.
Irlandia berada di Grup B bersama Sri Lanka, Australia, Oman, dan Zimbabwe dan pertandingan mereka dijadwalkan di Kolombo dan Pallekele.
Tim ICC yang beranggotakan dua orang, terdiri dari Gaurav Saxena, General Manager, Events and Corporate Communications, dan Andrew Ephgrave, General Manager, Integrity Unit, berada di lokasi yang sama. Dhaka untuk meyakinkan BCB tentang pengaturan keamanan di India dan mengikuti jadwal semula.
“Dewan Kriket Bangladesh (BCB) hari ini mengadakan pertemuan dengan perwakilan Dewan Kriket Internasional (ICC) untuk membahas hal-hal terkait keikutsertaan Bangladesh di Piala Dunia T20 Putra ICC 2026,” kata BCB dalam rilisnya usai pertemuan dengan delegasi ICC.
Bapak Ephgrave menghadiri pertemuan tersebut secara langsung tetapi Bapak Saxena bergabung secara virtual setelah dia gagal mendapatkan visa Bangladesh tepat waktu.
“Selama diskusi, BCB menegaskan kembali permintaan resminya kepada ICC untuk merelokasi pertandingan Bangladesh ke Sri Lanka. Dewan juga menyampaikan pandangan dan keprihatinan Pemerintah Bangladesh mengenai keselamatan dan keamanan tim, penggemar Bangladesh, media dan pemangku kepentingan lainnya,” tambah BCB.
Dari pihak BCB, Presiden Mohammad Aminul Islam, Wakil Presiden Md Shakawath Hossain dan Faruque Ahmed, Direktur dan Ketua Komite Operasi Kriket Nazmul Abedeen dan Chief Executive Officer Nizam Uddin Chowdhury menghadiri pertemuan tersebut.
Namun, ICC diketahui enggan menerima permintaan Bangladesh, mengingat kendala logis dan perubahan besar pada rencana perjalanan yang harus dilakukan menjelang turnamen.
Bangladesh telah meminta badan pengatur global tersebut untuk memindahkan pertandingan Piala Dunia, yang dijadwalkan diadakan di Kolkata dan Mumbai, dengan dalih. ancaman keamanan yang dirasakan oleh para pemainnya.
BCB mengajukan tuntutan ini setelah perintis tim nasional Mustafizur Rahman tiba-tiba dicabut dari kontrak IPL-nya dengan Kolkata Knight Riders mengikuti arahan BCCI.
BCB mengindikasikan bahwa lebih banyak dialog akan segera dilakukan untuk menemukan solusi damai atas kebuntuan tersebut.
“Diskusi dilakukan dengan cara yang konstruktif, ramah dan profesional, dengan semua pihak terlibat secara terbuka mengenai isu-isu relevan.
“Di antara poin-poin lainnya, telah dibahas kemungkinan untuk memindahkan Bangladesh ke kelompok lain sebagai cara untuk memfasilitasi masalah ini dengan penyesuaian logistik yang minimal. BCB dan ICC telah sepakat untuk terus terlibat dalam dialog konstruktif mengenai masalah ini,” katanya.
Diterbitkan – 18 Januari 2026 12:09 IST



