• Cloudflare mengklaim bahwa “pemblokiran sembarangan” di La Liga adalah ilegal
  • La Liga menuduh Cloudflare “mengutamakan kepentingan komersial” dibandingkan hukum
  • Tindakan keras anti-pembajakan di Spanyol juga dilaporkan berdampak pada domain sah

Ketegangan yang meningkat antara Cloudflare dan La Liga telah berpindah dari ruang server ke ruang sidang, dengan raksasa teknologi AS tersebut mengajukan banding terhadap apa yang digambarkannya sebagai “praktik pemblokiran sembarangan” oleh liga sepak bola Spanyol.

Seperti dilansir dari Pers terkait (AP)perselisihan tersebut berpusat pada kampanye agresif La Liga untuk memberantas streaming ilegal. Liga ini mempekerjakan sekitar 50 analis yang menjelajahi web untuk mencari pertandingan bajakan, mengirimkan pemberitahuan ke perantara seperti Cloudflare untuk menutupnya.



Tautan sumber