Thomas Frank telah mempertaruhkan kemarahan para penggemar Tottenham Hotspur – atas sesuatu yang dia lakukan sebelum kekalahan mereka di Bournemouth.

Reputasi pemain Denmark itu di kalangan fanbase semakin ternoda oleh kekalahan telak di akhir pertandingan.

4

Frank mengalami mimpi buruk PR saat Spurs dikalahkan oleh Bournemouth yang sedang dalam performa terbaiknyaKredit: Getty

Kemasyhuran telah memimpin lebih dulu melalui Mathys Tel, dan pemain Prancis itu mencetak gol pada menit kelima.

Namun tim tamu sempat tertinggal sebelum turun minum lewat gol Evanilson dan Eli Junior Kroupi.

Tim tamu tampaknya berhasil menyelamatkan satu poin berkat gol penyeimbang Joao Palhinha di babak kedua.

Harapan tersebut pupus di akhir laga oleh Antoine Semenyo saat ia mencetak gol kemenangan di menit kelima masa tambahan waktu pada penampilan terakhirnya di Bournemouth.

Tottenham diminta untuk menggantikan Thomas Frank dengan mantan pemain yang merupakan pemenang liga dua kali sebagai manajer

Gol tersebut mengakhiri 11 laga tanpa kemenangan tim asuhan Andoini Iraola.

Kekalahan yang terlambat memicu reaksi marah dari para pendukung yang melakukan perjalanan.

Bek Micky van de Ven bahkan terlihat mendayung bersama suporter usai peluit akhir dibunyikan.

Sementara itu, rusaknya masa depan Frank di Spurs menyusul potensi bencana PR menjelang kick-off.



Tautan sumber