Derek Sprague telah mengumumkan pengunduran dirinya sebagai CEO PGA Amerika setelah satu tahun menjabat.

Dalam pernyataannya, dia menegaskan akan kembali ke New York untuk menghidupi keluarganya dengan merawat ibu dan ibu mertuanya.

4

Sprague telah mengundurkan diri sebagai CEO PGA Amerika untuk menghidupi keluarganya dengan penuh perhatianKredit: Getty

Masa jabatan Sprague terkenal karena penanganan perilaku massa yang banyak difitnah di Piala Ryder pada bulan September.

Pelecehan verbal ditujukan kepada beberapa anggota Tim Eropa selama acara berlangsung, antara lain terhadap Rory McIlroy dan istrinya Erica Stoll.

Namun, presiden PGA Amerika Don Rea meremehkan pelecehan tersebut dan menyatakan dia ‘tidak terganggu’ dengan seruan agar dia mengundurkan diri.

Rea juga begitu difilmkan secara terkenal saat bernyanyi karaoke di hotel resmi di depan keluarga dan tamu pemain Tim USA.

Ketua Ryder Cup ditanyai setelah komentar pahit selama perayaan Tim Eropa

Sprague, di sisi lain, telah menyampaikan permintaan maaf pribadinya kepada McIlroy dan anggota Tim Eropa lainnya.

Terpilih pada November 2024, Rea tetap menjalankan perannya sebagai presiden, meski Sprague kini telah mengundurkan diri.

Pernyataan PGA Amerika

Dalam sebuah pernyataan, PGA of America mengatakan: “PGA of America hari ini mengumumkan bahwa Chief Executive Officer Derek Sprague akan mengundurkan diri dari perannya untuk kembali ke New York dan menghidupi keluarganya karena ibu dan ibu mertuanya memerlukan perawatan yang lebih baik.

Sprague memberi tahu Dewan Direksi PGA Amerika pada awal Desember tentang kebutuhan mendesaknya untuk berkumpul dengan keluarganya.



Tautan sumber