Keempat keterampilan ini dapat membantu Anda mencapai tujuan Anda—dan siapa pun dapat menguasainya

Dalam opini Fast Company baru-baru ini, saya menulis tentang lima kualitas yang akan membedakan para pemimpin luar biasa di era kecerdasan buatan: IQ, EQ, TQ, WQ, dan VQ. Intelligence Quotient membantu kita memahaminya. Kecerdasan Emosional membantu kita terhubung. Trust Quotient membantu kita membangun hubungan. Kecerdasan Etika Kerja membantu kita mengeksekusi. Vision Quotient membantu kita melihat sekeliling. Setelah artikel ini diterbitkan, saya mendapati diri saya bergulat dengan pertanyaan berbeda: Lima Quotients membantu menjelaskan kemampuan. Namun apa yang menjelaskan pilihan? Apa yang menyebabkan seseorang menggunakan karunia tersebut? Mengapa sebagian orang melihat kemungkinan sedangkan sebagian lainnya melihat hambatan? Mengapa sebagian orang cenderung pada ketidakpastian sementara sebagian lainnya menghindarinya? Mengapa sebagian orang membantu menciptakan masa depan sementara yang lain sekadar mewarisinya? Saya yakin jawabannya terletak pada empat disiplin ilmu yang sering disalahpahami: Rasa ingin tahu yang terarah. Optimisme terarah. Keberanian yang diarahkan. Rasa syukur yang terarah. Pilihan yang Terarah Kebanyakan orang menganggap kualitas-kualitas ini sebagai sifat atau kemampuan kepribadian. Saya yakin mereka adalah sesuatu yang berbeda.
Diterbitkan : 2026-07-14 09:44:00
sumber : www.fastcompany.com



