Polisi membekukan 12 rekening bank lagi di Trinamool yang bernilai lebih dari ₹1.000 crore
Pemimpin Kongres Trinamool Mamata Banerjee dan anggota parlemen partai Abhishek Banerjee. | Kredit Foto: PTI Polisi Benggala Barat pada hari Jumat (10 Juni 2026) membekukan 12 rekening bank lagi di Kongres Trinamool dengan simpanan lebih dari ₹1.000 crore, menyusul keluhan pengalihan dana secara ilegal. Polisi, dan kemudian Direktorat Penegakan, sebelumnya telah membekukan tiga rekening bank partai tersebut dengan ₹440 crore. Trinamool kemudian menantang perintah polisi di Pengadilan Tinggi Calcutta, yang mengizinkan partai tersebut menggunakan penarikan uang dari rekening di bawah pengawasan yudisial. Ketua partai Mamata Banerjee memindahkan pengadilan pada hari Jumat (10 Juli), menantang tindakan ED. Menurut petugas polisi, 12 akun tersebut dibekukan setelah unit kejahatan dunia maya Polisi Bidhannagar mengirimkan pemberitahuan ke beberapa bank nasional dan swasta. “Kami juga telah mencari rincian akun-akun tersebut. Untuk saat ini, mereka telah menangguhkan akun-akun tersebut, dengan mempertimbangkan tujuan penyelidikan,” kata seorang petugas. Tindakan tersebut terjadi berdasarkan laporan informasi pertama (FIR) yang terdaftar atas pengaduan dari MLA Sandipan Saha, yang kini telah bergabung dengan faksi Trinamool yang dipimpin Ritabrata Banerjee. Dia menuduh adanya pengalihan dana ilegal dari rekening tersebut. Polisi juga sejauh ini telah mencatat keterangan tujuh MLA dari Fraksi Pak Ritabrata atas dugaan transaksi ilegal. Setelah FIR unit kejahatan dunia maya, ED meluncurkan penyelidikan dalam kasus tersebut dan membekukan ketiga akun tersebut. Badan Penyelidik Pusat juga melakukan operasi penggeledahan di lima lokasi di kota tersebut pada Selasa (7 Juli 2026) dan mengajukan FIR baru berdasarkan Pasal 17 (1-A) Undang-Undang Pencegahan Pencucian Uang. (Bagian ini memberi wewenang kepada ED untuk membekukan aset, seperti deposito bank, ketika penyitaan fisik tidak memungkinkan) Pada hari Jumat (10 Juli), advokat Kishore Datta mengajukan petisi lain atas nama kelompok yang dipimpin Mamata Banerjee, yang menyatakan bahwa FIR terbaru yang dilakukan ED menimbulkan hambatan bagi partai dalam penarikan uang. Pengadilan dijadwalkan menyidangkan perkara tersebut pada Senin (13 Juli 2026). Pada hari Kamis (9 Juli), Majelis Pengadilan Tinggi yang dipimpin Hakim Saugata Bhattacharya mengizinkan Trinamool untuk mengoperasikan tiga rekening untuk keperluan administratif partai sehari-hari. Namun, transaksi tersebut akan berada di bawah pengawasan petugas peradilan khusus, pensiunan Hakim Subrata Talukdar, kata pengadilan.Poser Derek O’BrienDalam Rajya Sabha, anggota parlemen Trinamool Derek O’Brien mempertanyakan tindakan ED, menanyakan kapan akan membekukan “dana kuil”, yang jelas merujuk pada dugaan penggelapan sumbangan di kuil Ram di Ayodhya.“ED membekukan 3 rekening bank TMC dengan HDFC. Kapan ED akan ED? membekukan dana kuil,” Mr. O’Brien, sekretaris gabungan nasional Trinamool, mengatakan dalam sebuah postingan di pemimpin X.Trinamool Kunal Ghosh mengkritik “standar ganda” Mr. Ritabrata. “Jika rekening bank Trinamool bermasalah dan dana di dalamnya ilegal, lalu mengapa Anda (Pak Ritabrata), dua bulan sebelumnya, menerima ₹25 lakh dari rekening itu,” tanya Pak Ghosh.(Dengan masukan PTI) Diterbitkan – 10 Juli 2026 21:54 IST
Diterbitkan : 2026-07-10 20:06:00
sumber : www.thehindu.com



