Ramit Tandon mengatakan berkompetisi di kandang sendiri selalu istimewa meski peluangnya terbatas dalam beberapa tahun terakhir. | Kredit Foto: FILE FOTO: V. GANESAN
Ramit Tandon mengatakan dia ingin memainkan lebih banyak turnamen di rumah tahun ini karena dia menargetkan tempat di tim squash putra India untuk Asian Games yang akan diadakan di Jepang pada bulan September.
Saat ini peringkat 2 India di Asosiasi Squash Profesional (PSA) berada di peringkat 39 di belakang Abhay Singh (WR 27), pemain berusia 34 tahun itu akan memulai kampanye domestiknya di JSW Indian Open di Mumbai dari 18 hingga 22 Maret.
Berbicara kepada Orang Hindu pada hari Jumat, Tandon mengatakan berkompetisi di rumah selalu istimewa meskipun peluangnya terbatas dalam beberapa tahun terakhir.
“Selalu menyenangkan bermain di kandang sendiri. Masalahnya adalah kami jarang melakukannya. Namun dengan lolosnya squash ke Olimpiade Los Angeles 2028, kami melihat peningkatan yang besar.
“Ada acara PSA di Indore di Daly College pada bulan November tahun lalu, yang merupakan acara lapangan kaca pertama setelah jeda beberapa tahun setelah Covid.”
Sempat absen dalam seleksi Asian Games 2022 di Hangzhou, Tandon berharap bisa masuk skuad kali ini saat Asian Games digelar di Aichi_Nagoya.
“Asian Games adalah event terbesar bagi kami tahun ini. India selalu menjadi pesaing yang kuat dan, sebagai juara bertahan di nomor beregu putra, kami akan berusaha untuk tampil baik lagi. Akan ada kamp pelatihan dan uji coba seleksi pada bulan Juni,” kata Tandon.
Ia pun menilai squash putra India saat ini sedang dalam fase kuat. “Saya tidak ingat kapan terakhir kali kami memiliki empat pemain pria (Abhay, Tandon, Veer Chotrani peringkat 45, dan S. Velavan 49) yang masuk dalam 50 besar dunia.”
Soal lolos ke Olimpiade 2028, Tandon mengaku masih terlalu dini. “Dengan perubahan peringkat PSA setiap minggunya, memberikan peluang bagi para pemain untuk terus naik,” ujarnya.
Ia menambahkan, kini ia lebih memilih jadwal yang lebih ringan. “Saya tidak ingin bermain di turnamen berturut-turut. Saya ingin bermain paling banyak di 12 turnamen, dengan blok latihan di antaranya.”
Diterbitkan – 06 Maret 2026 18:54 WIB



