• Kelompok Ransomware mengklaim pencurian arsip data berukuran besar dari AkzoNobel
  • File yang bocor mencakup dokumen pribadi dan perusahaan yang sensitif
  • Perusahaan mengkonfirmasi kejadian tersebut tetapi menekankan dampak yang terbatas

Penjahat dunia maya mengaku baru-baru ini membobol AkzoNobel dan mencuri 170 GB data, termasuk email pengguna, nomor telepon, pindaian paspor, dan data sensitif lainnya.

Berbasis di Belanda, AkzoNobel adalah perusahaan multinasional yang merupakan salah satu produsen cat dan pelapis terbesar di dunia, yang produknya digunakan di rumah, gedung, mobil, peralatan industri, dan lainnya.





Tautan sumber