
- Serangan siber menargetkan penyedia perangkat lunak kesehatan Perancis
- Data administrasi pasien dan catatan dokter yang terbatas dieksfiltrasi
- Perusahaan mengkonfirmasi pelanggaran dan memberi tahu pihak berwenang
Perusahaan perangkat lunak Perancis Cegedim Santé, yang membangun solusi untuk industri kesehatan, telah mengonfirmasi bahwa mereka terkena serangan siber yang mengakibatkan hilangnya data sensitif ribuan orang.
Dalam siaran persnya, perusahaan tersebut mengatakan bahwa pada akhir tahun 2025, mereka melihat “perilaku permintaan aplikasi yang tidak normal” di akun dokter yang menggunakan produk MonLogicielMedical (MLM).
MonLogicielMedical adalah aplikasi manajemen berbasis web yang dirancang untuk membantu para profesional kesehatan mengelola administrasi dan kesehatan mereka sehari-hari tugas klinis on line. Ini memungkinkan pengguna mengakses dan memperbarui catatan pasien, jadwal, resep, penagihan, dan data praktik lainnya dari browser atau perangkat seluler apa pun.
Riwayat orientasi dan kondisi seksual terungkap
Cegedim Santé mengklaim sekitar 3.800 dokter di Perancis menggunakan MonLogicielMedical, 1.500 di antaranya terkena dampak serangan ini.
“Segera setelah insiden itu terdeteksi pada akhir tahun 2025, semua tindakan yang diperlukan diambil untuk mengatasinya, dan hal itu dapat diatasi,” bunyi pengumuman tersebut. “Sesuai dengan kewajiban hukum kami, kami telah mengambil semua langkah regulasi, termasuk pemberitahuan kepada CNIL dan mengajukan pengaduan ke jaksa penuntut umum.”
Setelah penyelidikan internal, Cegedim Santé menyimpulkan bahwa penyerang mengambil data dari file administratif pasien, termasuk nama lengkap, data jenis kelamin, tanggal lahir, nomor telepon, alamat pos dan email, serta komentar administratif.
“Untuk sejumlah pasien yang sangat terbatas, komentar ini mungkin berisi catatan pribadi dari dokter mengenai informasi sensitif. Catatan medis terstruktur pasien tetap utuh.”
Apa yang membuat kejadian ini menarik adalah fakta bahwa Cegedim Santé adalah pemasok ke Kementerian Kesehatan Perancis. Secara total, 15,8 juta catatan berhasil disita, termasuk 165.000 file berisi catatan dokter.
Berita ini pertama kali muncul di stasiun TV France 24, yang diduga mengatakan data tersebut mencakup rincian tentang kondisi seperti HIV/AIDS, serta orientasi seksual masyarakat. Beberapa politisi terkemuka di negara ini tampaknya termasuk di antara mereka yang terkena dampaknya.
Melalui Daftar
Antivirus terbaik untuk semua anggaran
Ikuti TechRadar di Google Berita Dan tambahkan kami sebagai sumber pilihan untuk mendapatkan berita, ulasan, dan opini pakar kami di feed Anda. Pastikan untuk mengklik tombol Ikuti!
Dan tentu saja Anda juga bisa Ikuti TechRadar di TikTok untuk berita, review, unboxing dalam bentuk video, dan dapatkan update rutin dari kami Ada apa juga.



