
BARUAnda sekarang dapat mendengarkan artikel Fox News!
Federasi Sepak Bola Iran tidak memperhatikan hal ini Piala Dunia dengan cara yang positif setelah serangan yang dibantu Amerika Serikat yang dilakukan oleh Israel terhadap Iran.
Iran lolos ke Piala Dunia FIFA 2026, yang akan berlangsung di AS, Meksiko dan Kanada musim panas ini. Iran saat ini akan menghadapi Selandia Baru di Stadion SoFi di Inglewood, California untuk memulai pertandingan Grup G mereka pada 15 Juni.
Namun, presiden federasi sepak bola Iran, Mehdi Taj, memberikan pandangan suram terhadap turnamen tersebut bagi negaranya.
KLIK DI SINI UNTUK CAKUPAN OLAHRAGA LEBIH LANJUT DI FOXNEWS.COM
Para pemain Iran merayakan usai pertandingan Grup A Kualifikasi Asia Piala Dunia FIFA 2026 antara Iran dan Uzbekistan di Stadion Azadi pada 25 Maret 2025 di Teheran, Iran. Tim nasional sepak bola Iran merayakannya setelah mengamankan kualifikasi Piala Dunia FIFA 2026 dengan hasil imbang 2-2 melawan Uzbekistan. (Fatemeh Bahrami/Anatolia)
“Yang pasti adalah setelah serangan ini, kita tidak bisa berharap untuk menatap Piala Dunia dengan harapan,” kata Taj kepada portal olahraga Varzesh3 pada hari Minggu.
“Rezim AS telah menyerang tanah air kami, dan ini adalah insiden yang tidak akan dibiarkan begitu saja.”
Andrew Guiliani, direktur gedung Putih Satuan tugas Piala Dunia, mengatakan hal ini tentang situasi pada hari Sabtu.
“Kami akan mengadakan pertandingan sepak bola besok—malam ini, kami merayakan kesempatan mereka untuk mendapatkan kebebasan,” tulisnya di X.
FIFA juga mencatat akan memantau situasi dengan Iran.
Tim nasional Iran juga tidak akan mempersiapkan diri untuk Piala Dunia, karena masa berkabung selama 40 hari setelah kematian Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei sedang berlaku.
Jika Iran benar-benar berpartisipasi dalam Piala Dunia, atlet, ofisial, dan anggota keluarga akan dianggap sebagai pengecualian untuk memasuki AS, seperti yang telah disebutkan sebelumnya oleh Presiden Donald Trump. Iran termasuk negara yang warganya tidak bisa masuk ke AS
Mehdi Taremi dari Iran melakukan selebrasi setelah mencetak gol pada pertandingan Grup A Kualifikasi Asia Piala Dunia FIFA 2026 antara Iran dan Uzbekistan di Stadion Azadi pada 25 Maret 2025 di Teheran, Iran. (Fatemeh Bahrami/Anatolia)
Sejak serangan AS dan Israel pada hari Sabtu, Iran telah merespons dengan menembakkan rudal dan drone ke Israel serta negara-negara regional yang menampung sekutu atau pangkalan militer AS, termasuk Bahrain dan Qatar.
Fox News Digital mengetahui bahwa tim senam nasional Israel menghentikan semua pelatihan dan aktivitas tim di tengah serangan balik, dengan The Federasi Senam Israel (IGF) memberikan pernyataan yang mengumumkan bahwa kekerasan tersebut telah menyebabkan “gangguan yang tidak dapat dihindari.”
“Situasi keamanan saat ini di wilayah kami telah mengakibatkan gangguan yang tidak dapat dihindari terhadap jadwal latihan rutin kami dan telah menciptakan ketidakpastian yang signifikan mengenai rencana profesional tim nasional, terutama karena kami sedang memulai musim internasional,” bunyi pernyataan tersebut.
Para pemain Iran berpose untuk foto tim menjelang pertandingan sepak bola grup A kualifikasi Piala Dunia FIFA 2026 zona Asia antara Iran dan Korea Utara di Kompleks Olahraga Azadi di Teheran pada 10 Juni 2025. (ATTA KENARE/AFP)
KLIK DI SINI UNTUK MENDAPATKAN APLIKASI FOX NEWS
Sebuah sumber dalam tim juga mengatakan kepada Fox News Digital pada hari Sabtu bahwa para pesenam telah berpindah-pindah tempat perlindungan bom sejak serangan balasan Iran dimulai.
Serangan udara Iran menewaskan sedikitnya delapan warga Israel pada hari Minggu ketika serangan rudal terbaru Teheran mendarat hanya beberapa mil dari Yerusalem. Serangan tersebut mendarat di kota Beit Shemesh, Israel.
Jackson Thompson dari Fox News berkontribusi pada laporan ini.
Ikuti Fox News Digital liputan olahraga di X dan berlangganan buletin Fox News Sports Huddle.

