“Momen seperti ini mengingatkan betapa rapuhnya kehidupan normal. Kita berdoa untuk keselamatan dan kedamaian bagi semua orang yang terkena dampak,” kata PV Sindhu. Berkas | Kredit Foto: ANI

Peraih dua medali Olimpiade PV Sindhu pada Sabtu (28 Februari 2026) terdampar di bandara Dubai dalam perjalanan menuju turnamen bulu tangkis bergengsi All England Open, setelah operasi penerbangan dihentikan sementara karena meningkatnya ketegangan di Asia Barat.

Turnamen ini rencananya akan dimulai mulai Selasa depan.

Sindhu melalui Instagram dan memposting video yang menunjukkan bandara yang ramai dengan judul: “Semua penerbangan ditangguhkan hingga pemberitahuan lebih lanjut.” Belakangan, pebulutangkis superstar India itu mengatakan dia aman tetapi tetap bersama timnya. Dia menambahkan bahwa kecepatan peningkatan ketegangan sangatlah “mengerikan”.

“Sulit untuk memproses apa yang terjadi saat ini. Mendengar intersepsi di atas dan melihat betapa cepatnya segalanya meningkat sungguh menakutkan,” tulis Sindhu di ‘X’.

“Begitu banyak video meresahkan yang terungkap, dan sayangnya inilah kenyataan yang terjadi. Dubai adalah kota yang sangat saya cintai, tempat yang selalu terasa aman dan penuh kehidupan, yang menjadikan momen ini semakin sulit untuk dipahami.

“Kepada semua orang yang telah mengirimkan pesan dan melapor, terima kasih, ini sangat berarti. Saya aman saat ini, terjebak di sini bersama tim saya, dan kami baik-baik saja karena situasi seputar perang dengan Iran terus berkembang,” tambahnya.

Sindhu mengatakan bandara kacau dan banyak keluarga “terdampar dan menunggu”.

“Bandara kacau, banyak keluarga yang terdampar dan menunggu, kami semua berharap bisa segera melewati ini. Saya yakin pihak berwenang melakukan segala daya mereka, dan seperti semua orang di sini, kami tetap bersabar dan berharap,” tulisnya.

“Momen seperti ini mengingatkan Anda betapa rapuhnya kehidupan normal. Berdoalah untuk keselamatan dan kedamaian bagi semua orang yang terkena dampaknya.” AS dan Israel melancarkan serangan besar-besaran terhadap Iran pada hari Sabtu.

Serangan militer tersebut telah menyebabkan penutupan wilayah udara di kawasan Teluk dan menyebabkan gangguan pada beberapa penerbangan, termasuk Emirates dan Air India.

Air India membatalkan semua penerbangannya ke dan dari kawasan Teluk, terutama ke Abu Dhabi, Dammam, Doha, Dubai, Jeddah, Muscat, Riyadh, dan Tel Aviv, Israel, kata maskapai itu dalam pernyataan yang diposting di ‘X’.

Bandara Dubai juga menangguhkan semua operasi tanpa batas waktu karena penutupan wilayah udara menyusul serangan rudal yang melibatkan AS, Israel dan Iran.



Tautan sumber