BARUAnda sekarang dapat mendengarkan artikel Fox News!

Mantan Pelatih bola basket putra Auburn Bruce Pearl menyebut Iran sebagai “kepala ular” dan mendukung Presiden Donald Trump beberapa jam setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan bersama terhadap negara tersebut.

Pearl, salah satu dari segelintir pelatih Yahudi di bola basket perguruan tinggi sebelum pensiun pada bulan September, ia mengunggah ke media sosial tak lama setelah AS bergabung dengan Israel dalam melancarkan serangan pendahuluan terhadap Iran pada Sabtu pagi.

Pelatih kepala Auburn Tigers Bruce Pearl selama babak pertama final Regional Selatan turnamen NCAA 2025 melawan Michigan State Spartans di State Farm Arena di Atlanta, Georgia, pada 30 Maret 2025. (Brett Davis/Imagne Images) (Brett Davis/Gambar Gambar)

“Presiden Trump memberi Iran kesempatan untuk menghindari perang hanya dengan menyetujui Larangan Nuklir. Iran meluncurkan perantara ke negara-negara Arab lainnya dan Israel, kesalahan besar! Arab Saudi bergabung dengan kami,” tulis Pearl dalam postingan di X.

KLIK DI SINI UNTUK CAKUPAN OLAHRAGA LEBIH LANJUT DI FOXNEWS.COM

“Iran adalah kepala ular. Presiden Trump adalah pemimpin dunia bebas. Kalahkan Kejahatan lalu Damai!”

Dalam postingan sebelumnya di X, Pearl mengajukan permohonan untuk “Iran yang bebas” dan “perdamaian sejati” di dunia Timur Tengah.

“Tuhan Dengarkan Doa Kami Tolong berikan perlindungan Anda terhadap angkatan bersenjata kami yang heroik saat mereka menargetkan situs militer dan rudal Iran dengan Operasi Epic Fury.

Pelatih kepala Auburn Tigers Bruce Pearl memberi isyarat kepada para pemainnya melawan Florida Gators pada babak pertama semifinal Final Four putra Turnamen NCAA 2025 di Alamodome. (Bob Donnan/Gambar Gambar)

Dalam komentar video yang diposting ke Truth Social, Trump menyemangati rakyat Iran untuk mengambil alih pemerintahan mereka setelah Amerika Serikat dan Israel menyelesaikan “operasi tempur besar” di Iran.

“Saatnya kebebasan Anda sudah dekat. Tetaplah berlindung. Jangan tinggalkan rumah Anda. Di luar sangat berbahaya,” katanya kepada rakyat Iran. “Ini mungkin, mungkin, satu-satunya kesempatan Anda selama beberapa generasi. Selama bertahun-tahun, Anda telah meminta bantuan Amerika, tetapi Anda tidak pernah mendapatkannya. Tidak ada Presiden yang bersedia melakukan apa yang saya ingin lakukan malam ini. Sekarang Anda memiliki Presiden yang memberikan apa yang Anda inginkan.”

Iran melancarkan serangan rudal balasan yang menargetkan fasilitas AS di banyak negara. Jennifer Griffin dari Fox News melaporkan bahwa sekitar 40 rudal telah mendarat di Israel. Selain itu, Iran tampaknya menyerang Armada Kelima Angkatan Laut AS, namun tidak ada korban jiwa yang dilaporkan. Iran juga meluncurkan rudal ke Arab Saudi dan Yordania, di mana AS memiliki skuadron jet tempur canggih, tambah Griffin.

Asap mengepul setelah laporan serangan rudal Iran, menyusul serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran, di Manama, Bahrain, 28 Februari 2026. (Reuters)

KLIK DI SINI UNTUK MENGUNDUH APLIKASI FOX NEWS

Pearl, seorang pendukung Israel yang vokal sejak serangan 7 Oktober, ditunjuk sebagai ketua dewan direksi Asosiasi Pendidikan Israel AS (USIEA) pada bulan April. Pada saat pengumuman tersebut, Pearl mengatakan dia “bangga terus mengadvokasi pemahaman dan kolaborasi yang lebih besar” antara AS dan Israel.

Michael Sinkewicz dan Rachel Wolf dari Fox News Digital berkontribusi pada laporan ini.

Ikuti Fox News Digital liputan olahraga di Xdan berlangganan buletin Fox News Sports Huddle.

Artikel Terkait





Tautan sumber