Beri seseorang satu inci dan mereka akan menempuh satu mil. Tidak ada pemain yang menginternalisasi pepatah kuno ini seperti Auqib Nabi.

Pada hari ketiga final Piala Ranji di Stadion KSCA Rajnagar di sini pada hari Kamis, perintis Jammu & Kashmir menembus peringkat teratas Karnataka untuk menunjukkan mengapa ia adalah properti terpanas di kriket domestik India.

Di permukaan yang sebagian besar ramah terhadap pukulan, tetapi sedikit ramah terhadap gerakan off-the-seam, Nabi melakukan lima over yang menghancurkan — satu sebelum makan siang dan empat setelahnya — dan menyingkirkan KL Rahul, Karun Nair dan R. Smaran untuk meninggalkan tim tuan rumah terhuyung-huyung di 57 untuk empat.

Karun dan Smaran, pada kenyataannya, gagal dalam pengiriman berturut-turut karena jawaban Karnataka terhadap total babak pertama raksasa J&K yang dijalankan 584 kali hancur seperti pembelaan seorang pengacara yang dipersiapkan dengan buruk dihadapkan dengan seorang jaksa yang cerdik.

Pembuka Mayank Agarwal muncul dengan pujian, tetap tak terkalahkan pada 130 (207b, 17×4), abad Kelas Satu ke-21 dan ke-14 untuk Negaranya. Jika kemitraan 105 run dengan Shreyas Gopal (27, 83b, 1×4) untuk gawang kelima menghentikan pendarahan, asosiasi 58 run yang tak terputus dengan Kruthik Krishna (27 batting, 75b, 2×4) telah menjaga harapan tetap menyala di 220 untuk lima. Untuk tujuan apa, Friday akan memberi tahu.

Pada sesi pertama, J&K, dari 527 untuk enam dalam semalam, tersingkir untuk tambahan 57 run saat perintis Prasidh Krishna mengambil lima untuk 98, tangkapan lima gawang keempatnya dalam pertandingan Kelas Satu dan kedua melawan J&K.

Hal ini memicu pertarungan yang ditunggu-tunggu semua orang — urutan pukulan Karnataka yang terkenal, yang terdiri dari empat pemukul Tes dan pencetak gol terbanyak kampanye ini, melawan Nabi. Hanya ada satu pemenang.

Pemain berusia 29 tahun itu melakukan scalping pada ketiga gawangnya dengan cara yang sama — dengan umpan jarak jauh yang ditujukan ke tunggul yang menghalangi pemukul dengan menjauh sedikit. Rahul bersiap-siap dan terpaksa mundur ke belakang; Karun dibersihkan secara meriah; dan pemain kidal Smaran ditangkap oleh penjaga gawang Kanhaiya Wadhawan untuk mendapatkan bebek emas.

Pemain sayap kiri Sunil Kumar menawarkan variasi dan membuktikan katalis di balik ledakan Karnataka dari 56 banding satu ketika kapten Devdutt Padikkal ditangkap oleh Abdul Samad pada slip pertama pada over ke-17.

Di penghujung over berikutnya, Nabi hampir meratakan lawannya dengan menambah jumlah musimnya menjadi 58 gawang. Jika dia bisa menyelesaikan pekerjaannya pada pagi kedua dari belakang, J&K mungkin akan melayang di udara dan berada dalam jarak yang sangat dekat dengan gelar perdananya Piala Ranji.

Skor: Jammu & Kashmir — babak pertama: Qamran Iqbal c Rahul b Prasidh 6, Yawer Hassan c Rahul b Prasidh 88, Shubham Pundir c Sub b Vidyadhar 121, Paras Dogra b Shreyas 70, Abdul Samad c Kruthik b Prasidh 61, Kanhaiya Wadhawan c Rahul b Shikhar 70, Sahil Lotra c Vidyadhar b Vyshak 72, Abid Mushtaq c Padikkal b Prasidh 28, Auqib Nabi c Kruthik b Prasidh 2, Yudhvir Singh (habis) 30, Sunil Kumar (tidak keluar) 1; Ekstra (b-14, lb-16, w-5): 35; Total (dalam 173,1 overs): 584.

Jatuhnya gawang: 1-18, 2-157, 3-303, 4-307, 5-417, 6-471, 7-539, 8-543, 9-573.

Boling Karnataka: Vidyadhar 32-2-116-1, Vyshak 34-10-75-1, Prasidh 34.1-7-98-5, Shreyas 34-2-139-1, Shikhar 37-3-125-1, Karun 2-1-1-0.

Karnataka — babak pertama: KL Rahul c Wadhawan b Nabi 13, Mayank Agarwal (batting) 130, Devdutt Padikkal c Samad b Sunil 11, Karun Nair b Nabi 0, R. Smaran c Wadhawan b Nabi 0; Shreyas Gopal lbw b Yudhvir 27, Kruthik Krishna (memukul) 27; Ekstra (lb-2, nb-10): 12; Total (untuk lima minggu dalam 69 over): 220.

Jatuhnya gawang: 1-27, 2-56, 3-57, 4-57, 5-162.

Boling Jammu & Kashmir: Nabi 14-3-32-3, Sunil 14-3-45-1, Yudhvir 10-3-32-1, Abid 20-2-62-0, Lotra 9-0-42-0, Samad 2-0-5-0.

Diterbitkan – 26 Februari 2026 21:01 WIB



Tautan sumber