Mantan bek Manchester United Paul Parker menggambarkan taktik bola mati kontroversial Everton sebagai sesuatu yang ‘jelek dan menjijikkan’.

The Toffees mengalami kekalahan 1-0 di kandang United pada Senin malam Benjamin Sesko mencetak gol penentu kemenangan pada menit ke-71.

5

Gol Sesko mengamankan tiga poin berharga bagi Manchester UnitedKredit: Getty

Sebelum dan sesudah serangan Sesko, Everton mengerahkan beberapa taktik keras selama situasi bola mati dengan harapan meresahkan kiper United Senne Lammens.

Pasukan David Moyes memadati kotak penalti sehingga Lammens hanya punya sedikit ruang gerak.

Meskipun menghadapi tugas berat untuk menggagalkan seni gelap Everton, Lammens tetap berkuasa.

Pemain Belgia ini tidak hanya mampu menahan serangan Everton, ia juga meraih penghargaan Pemain Terbaik Pertandingan atas usahanya.

Di atas

Usai pertandingan, Lammens mengkritik tim asuhan Moyes dengan menyatakan pendekatan mereka berlebihan.

“Everton adalah tim yang mengandalkan fisik, bek mereka sangat besar,” kata Lammens kepada Sky Sports. “Kami tahu tendangan sudut dan bola mati akan sulit.

“Itu adalah kekuatan saya (menghadapi umpan silang), namun hari ini agak berlebihan! Saya harus berada di belakang garis untuk keluar. Itu terlalu berlebihan, namun akan sulit bagi wasit untuk melihatnya.”

Miliknya Manchester United rekan satu tim Kobbie Mainoo juga bingung dengan pendekatan kuat Everton, bahkan menyamakannya dengan Royal Rumble WWE.



Tautan sumber